BANGKAPOS.COM - Allahummaghfirlahu adalah potongan doa yang paling sering diucapkan umat Muslim ketika mendengar kabar duka atau saat melaksanakan shalat jenazah.
Namun, tahukah Anda bahwa pengucapan doa ini harus menyesuaikan jenis kelamin orang yang didoakan?
Berikut adalah panduan lengkap mengenai arti, tulisan Arab, Latin, dan tata cara penggunaan doa ini sesuai sunnah :
Secara harfiah, arti Allahummaghfirlahu warhamhu wa’aafihi wa’fu’anhu adalah:
"Ya Allah, ampunilah dia, kasihanilah ia, sejahterakan ia, dan ampunilah dosa serta kesalahannya."
Baca juga: Bacaan allahummaghfirlaha warhamha wa’afihi wa’fu’anha Arti, Arab dan Latin : Doa Orang Meninggal
Untuk memastikan pelafalan Anda benar, berikut adalah teks lengkap doa untuk jenazah laki-laki dan perempuan:
اَللهُمَّ اغْفِرْلَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ
Allahummaghfirlahu warhamhu wa'aafihi wa'fu'anhu.
Jika yang meninggal dunia adalah seorang muslimah, maka akhiran -hu diganti menjadi -ha.
اَللَّهُمَّ اغْفِرْلَهَا وَارْحَمْهَا وَعَافِهَا وَاعْفُ عَنْهَا
Allahummaghfirlaha warhamha wa’aafiha wa’fu’anha.
Baca juga: Bacaan allahummaghfirlaha warhamha wa’afihi wa’fu’anha Arti, Arab dan Latin : Doa Orang Meninggal
Dalam bahasa Arab, perubahan akhiran kata (dhomir) sangat penting agar doa tepat sasaran.
Berikut ringkasannya:
Berdasarkan tuntunan syariat, doa ini sangat tepat digunakan pada kondisi berikut:
Mendoakan orang yang telah meninggal dengan kalimat Allahummaghfirlahu adalah amalan yang sangat mulia.
Pastikan Anda menggunakan akhiran yang tepat (-hu untuk laki-laki dan -ha untuk perempuan) agar makna doa tetap terjaga secara tata bahasa.
(bangkapos.com/ Dedy Qurniawan)