TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Peristiwa kecelakaan mendadak membuyarkan jam istirahat polisi lalu lintas (polantas) Kota Gorontalo, Kamis (12/2/2026).
Kecelakaan itu melibatkan dua kendaraan berbeda spesifikasi. Antara becak motor (bentor) dan sebuah mobil dengan tipe MVP (Multi Purpose Vehicle).
Bentor sebagai informasi adalah alat transportasi khas Gorontalo, dibangun dari basis sepeda motor yang dimodifikasi untuk penumpang layaknya becak.
Titik kecelakaan antara bentor dan mobil itu berada tepat di depan titik Nol Kilometer Gorontalo, kawasan Lapangan Taruna atau di depan Kantor Rujab Gubernur Gorontalo.
Kecelakaan di jam sibuk ini pun memantik perhatian, tak hanya polisi namun warga sekitar.
Baca juga: Ternyata tak Sembarangan! Ini Alasan Puncak Gedung IAIN Dipilih untuk Pantau Hilal Ramadan 2026
Ada yang membantu, sekadar memotret, hingga menawarkan tumpangan untuk membawa korban.
Kronologi lengkap kejadian ini dikumpulkan lengkap oleh TribunGorontalo.com berdarkan pantauan di lokasi langsung.
Berdasarkan keterangan di lapangan, sesaat sebelum tabrakan terjadi, mobil MVP hitam itu melakukan manuver mendahului kendaraan lain di tengah persimpangan.
Pada waktu bersamaan, bentor yang datang dari arah Utara tidak sempat menghindar sehingga menabrak lambung mobil.
Benturan keras tak terelakkan. Mobil seharga puluhan kali lipat dari bentor itu mengalami lecet cukup jelas, sementara kap depan bentor tampak bengkok akibat benturan.
Bentor sempat oleng beberapa meter sebelum akhirnya berhenti di pinggiran persimpangan.
Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi bentor mengalami luka-luka, terutama di bagian kaki.
Penumpang anak kecil yang dibawanya juga mengalami benturan di bagian kepala dan terus menangis histeris setelah kejadian.
Baca juga: Rektor UNG Apresiasi Tiga Doktor Baru, Perkuat Kapasitas Akademik dan Inovasi
“Saya dari Kantor Pos Jalan Nani Wartabone, tiba-tiba ada mobil,” ungkap Jamal Sidiki pengemudi bentor kepada TribunGorontalo.com di lokasi kejadian.
Wajah Jamal tampak pucat sambil menahan rasa sakit, sementara beberapa warga sekitar berusaha menenangkan anak kecil yang menjadi penumpang bentor tersebut.
Polisi Langsung Turun Tangan
Kepala Unit Turjawali Satlantas Polresta Gorontalo, Agus Priono, mengatakan bahwa pihaknya dengan cepat merespons kejadian tersebut karena lokasi kecelakaan berada tepat di depan Kantor Satlantas Polresta Gorontalo.
“Saat kejadian, kami yang masih berada di kantor. Karena laka lantas terjadi tepat di depan kantor Satlantas, kami langsung turun ke lokasi,” ujar Agus Priono.
Petugas kemudian mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan, baik mobil maupun bentor, untuk mencegah kemacetan lebih lanjut.
Arus lalu lintas sempat tersendat beberapa menit, namun kembali normal setelah kendaraan dipindahkan ke pinggir jalan.
Melihat kondisi anak kecil yang terus menangis dan mengalami benturan di kepala, petugas kepolisian segera meminta agar korban dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan medis.
“Keselamatan korban menjadi prioritas. Anak kecil langsung kami minta untuk dibawa ke rumah sakit terdekat,” tambahnya.
Namun, kedua pengendara telah dibawa ke Kantor Satlantas Polresta Gorontalo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
Pihak kepolisian juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, khususnya saat melintasi persimpangan padat kendaraan, serta mematuhi rambu lalu lintas demi keselamatan bersama.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan kehati-hatian saat berkendara, terutama di jam-jam sibuk di pusat Kota Gorontalo.(*/Jefri)