Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Rasidan | Gayo Lues
SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN – Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Gayo Lues menyebabkan sejumlah truk nyangkut di ruas jalan nasional Blangkejeren–Kutacane, tepatnya di Kecamatan Putri Betung.
Kondisi tersebut terjadi karena badan jalan masih licin dan berlumpur pascabanjir dan longsor yang sebelumnya melanda kawasan tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Serambinews.com, Rabu (4/2/2026), sedikitnya tiga unit truk dari arah Kutacane menuju Blangkejeren terperosok dan tidak dapat melintas di kawasan Durin Daun, Desa Meloak, Kecamatan Putri Betung.
Truk-truk tersebut mengalami kesulitan melintas akibat jalan yang berlumpur saat hujan kembali turun.
Akibat kejadian itu, arus lalu lintas kendaraan roda enam dari arah Kutacane dan Medan menuju Blangkejeren maupun sebaliknya terganggu.
Sementara itu, kendaraan roda dua dan roda empat masih dapat melintas dengan lancar.
Baca juga: Arus Lalu Lintas Blangkejeren–Takengon Lumpuh Total Akibat Longsor, Satu Mobil Terjebak
Pelaksana Tugas (Plt) Camat Putri Betung, Sofyan L, mengatakan bahwa hingga saat ini arus lalu lintas untuk kendaraan kecil masih normal.
Namun, kendaraan bertonase besar masih belum bisa melintas secara maksimal akibat kondisi jalan yang licin dan berlumpur di beberapa titik.
“Untuk kendaraan roda dua dan roda empat masih lancar, tetapi kendaraan roda enam atau truk masih terganggu karena beberapa unit terperosok dan nyangkut di kawasan Durin Daun,” ujarnya.
Ia juga mengimbau para pengendara yang melintas di jalur Blangkejeren–Kutacane agar lebih berhati-hati, terutama saat musim hujan.
Pasalnya, masih terdapat sejumlah titik jalan yang berlumpur dan licin di kawasan bekas banjir dan longsor.
Selain itu, Sofyan menambahkan bahwa ruas jalan Blangkejeren–Kutacane saat ini masih diberlakukan sistem buka tutup.
Hal tersebut dilakukan karena proses penanganan longsor masih berlangsung di beberapa lokasi di Kecamatan Putri Betung.
“Pengendara diharapkan bersabar dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama,” pungkasnya. (*)