TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN – Pilihan kuliner di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), bertambah dengan hadirnya sebuah kedai ramen baru yang mengusung konsep perpaduan kuliner Indonesia dan Jepang.
Kedai bernama Muki Ramen tersebut mulai beroperasi sejak awal Februari 2026 dan berlokasi di Jalan Kesadaran, Wonomulyo, tidak jauh dari kawasan Pasar Induk Wonomulyo, Kelurahan Sidodadi.
Kedai ini mengusung konsep ruang makan sederhana dengan suasana kasual.
Baca juga: Kunci Jawaban IPAS Kelas 6 Kurikulum Merdeka: Eksperimen Dampak Polusi terhadap Paru-paru
Baca juga: Kemenkes RI: Indonesia Masuk Wilayah Berisiko Penularan Virus Nipah dari Kelelawar Buah
Area makan ditata fungsional dan cukup nyaman untuk pengunjung yang datang bersama keluarga maupun rekan.
Di dalam area kedai juga tersedia beberapa sudut yang kerap dimanfaatkan pengunjung untuk berfoto.
Selain itu, tersedia area parkir yang dapat digunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Sejak mulai beroperasi, Muki Ramen terlihat mulai dikunjungi warga dari berbagai kalangan.
Pengunjung tampak menikmati sajian ramen dan sejumlah menu pendamping yang disajikan.
Pemilik Muki Ramen, Muhammad Andi, mengatakan kehadiran kedai tersebut bertujuan menghadirkan menu ramen yang dapat diterima oleh selera masyarakat lokal.
“Kami mencoba menghadirkan ramen dengan cita rasa yang menyesuaikan lidah masyarakat, namun tetap mempertahankan karakter dasarnya,” ujar Andi saat ditemui di lokasi, Senin (2/2/2026).
Ia menambahkan, pihaknya berupaya menjaga konsistensi rasa dan pelayanan agar pengunjung merasa nyaman saat bersantap.
Dari sisi menu, Muki Ramen menyediakan beberapa pilihan ramen dengan varian kuah berbeda, mulai dari oriental, creamy, pedas, hingga kari.
Selain itu, tersedia pula menu nasi, mi udon, sushi, serta aneka minuman.
Kasir Muki Ramen, Azizah, menyebutkan bahwa penentuan harga menu disesuaikan agar tetap dapat dijangkau berbagai kalangan masyarakat.
“Kami menyesuaikan harga agar bisa dinikmati oleh pelajar, keluarga, maupun pengunjung lainnya,” kata Azizah.
Kedai ini beroperasi setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 21.00 Wita dan terbuka untuk umum. (*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli