SRIPOKU.COM - Ronald Armada Wiyono, pengacara sekaligus kakak Ressa Rizky Rossano ikut bereaksi buntut ucapan Irfan Hakim yang dinilai menyudutkan kliennya.

"Saya ingin menyampaikan sesuatu kepada Bang Irfan Hakim ya," ujar Ronald dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Minggu (1/2/2026).

Dikatakan oleh Ronald, dirinya menaruh kekaguman kepada sosok pembawa acara TV For Your Pagi (FYP) tersebut.

"Bang Irfan itu saya lihat orang yang beradab dan orang yang berakhlak. Saya sangat kagum dengan beliau," akunya.

Namun dalam permasalahan kali ini, ia meminta Irfan Hakim untuk melihat permasalahan antara Ressa dan Denada lebih dalam.

Ronald juga meminta agar Irfan Hakim tidak melihat kasus ini dari satu sudut pandang yakni Denada selaku temannya.

"Akan tetapi dalam konteks ini ya, kalau dia merasa tidak korup otaknya itu, InsyaAllah tidak korup. Itu makanya dia bisa melihat proyeksi kebenaran ini lebih jernih."

"Jangan karena temannya dia melakukan pembelaan. Kalau temannya salah katakan yang salah, benar katakan yang benar," tegas pria lulusan Universitas Airlangga ini.

ARTI TANGISAN DENADA - Kolase. Denada nangis saat mengisi acara di TV.
ARTI TANGISAN DENADA - Kolase. Denada nangis saat mengisi acara di TV. (Youtube)

Baca juga: Ressa Rizky Rossano Belum Puas dengan Pengakuan Denada yang Diwakili Kuasa Hukum, Minta Hal Ini

Kesalahan Irfan Hakim

Irfan Hakim ikut menjadi sorotan setelah terlibat perdebatan dengan Hotman Paris dalam sebuah tayangan televisi kala membahas soal nasib Ressa Rizky Rossano. 

Potongan video perdebatan itu viral dan memunculkan anggapan bahwa Irfan tengah membela Denada.

Hal ini bermula ketika Irfan mempertanyakan waktu pengungkapan klaim Ressa yang dinilai baru muncul saat sudah dewasa.

“Anaknya kan sudah 24 tahun, kan hitungannya sudah bukan anak-anak lagi, sudah dewasa. Nah ketika anak-anak kenapa tidak diungkapnya dulu? Kenapa baru sekarang?” tanya Irfan Hakim kepada Hotman Paris dalam tayangan FYP Trans 7, dikutip Jumat (30/1/2026).

Respons tersebut menuai reaksi keras. Banyak warganet menilai sikap Irfan kurang menunjukkan empati, terutama jika dilihat dari sudut pandang anak yang merasa ditelantarkan. 

Hujatan pun membanjiri kolom komentar media sosial Irfan Hakim.

Enggan asumsi publik semakin simpang siur, Irfan Hakim akhirnya buka suara melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @irfanhakim75.

Ia memberikan klarifikasi atas pernyataannya yang dinilai kontroversial.

"Itu tidak seperti yang dibayangkan. Pasti orang mikirnya gue bertanya ke Bang Hotman, mengenai usia 24 tahun kenapa baru bertanya tentang hak anak kepada ibunya, dipikirnya itu ditanyakan setelah podcast Densu. Saat itu di tanggal 20 Januari, belum ada statement jelas dari kedua belah pihak," kata Irfan Hakim.

Irfan menegaskan bahwa pertanyaannya dilatarbelakangi oleh situasi saat itu, ketika informasi yang beredar masih sebatas tanda tanya publik.

"Di tanggal 20 Januari, komentar orang-orang saat itu masih bertanya mengenai kenapa baru sekarang (meminta pengakuan) di umur 24 tahun. Kenapa meminta tanggung jawab kepada ibu, bapaknya mana? Kemudian ada yang bertanya lagi, apakah benar ini anaknya Denada? Dan lain sebagainya. Hal itu gue tanyain ke Bang Hotman," lanjut Irfan.

Pria berusia 50 tahun ini pun menampik tudingan bahwa dirinya berpihak pada salah satu pihak dalam polemik tersebut.

Sebagai pembawa acara, Irfan menegaskan posisinya harus tetap netral. 

"Masalah waktu yang diputarbalikkan, framing, akhirnya membuat kesannya saya mendukung salah satu pihak. Saya adalah host talkshow, saya tidak boleh berpihak pada salah satu narasumber, saya harus netral. Dan saya pun melakukan hal itu sampai detik ini," tutup Irfan Hakim. 

Tangis Denada

Derai air mata Denada saat terekam nangis di sebuah acara jadi sorotan.

Dalam video yang beredar, awalnya Denada sedang menjadi juri di acara kontes dangdut Dangdut Mania Dadakan (DMD) di salah satu stasiun TV, MNCTV. 

Tiba-tiba Denada langsung menangis begitu melihat peserta pemuda berusia 19 tahun di DMD yang menjadi peserta. 

Meski suara peserta tersebut tidak terlalu sempurna dan banyak nada meleset, hanya Denada yang tidak menekan Buzzer. 

Berbeda dengan juri lainnya yakni Caren Delano dan Iis Dahlia memencet buzzer karena penampilannya kurang sempurna. 

Lalu sang host, Irfan Hakim bertanya, kenapa Denada tak menekan buzzer?

“Kenapa, walaupun kamu bilang tidak sempurna, kenapa tidak menekan buzzer?” tanya Irfan Hakim mendekat ke arah Denada. 

Namun Denada hanya menggeleng kepala, dan tidak menjawab. 

Dia malah langsung menangis sesegukan

Lalu semua juri termasuk Irfan Hakim bersama 3 biduan memeluknya. 

“Kenapa? Kami diam, kami peduli. Tidak memencet buzzer dan menangis bukan hanya soal peserta saja, bisa karena masalah yang lain, ada apa Denada,” tanya Irfan Hakim

Namun Denada tidak menjawab pertanyaan tersebut.

Hingga kini belum diketahui arti tangisan Denada tersebut.

Namun banyak warganet yang menyindir soal kasusnya dengan pria yang mengklaim dirinya anak Denada.

Baca Lebih Lanjut
Tak Cuma ke Iis Dahlia, Pihak Ressa Sentil Irfan Hakim Soal Denada: Kalau Teman Salah Katakan Salah
Geram Ressa Rizky Rossano Diduga Diintimidasi, Kuasa Hukum Peringatkan Iis Dahlia dan Irfan Hakim
Ulfa Lutfia Hidayati
Irfan Hakim Sudah Dibocori Denada Soal Asal-usul Ressa Rizky, Tapi Belum Bisa Cerita: Itu Hak Dia
Galuh Palupi
Harapan Pihak Denada Buyar, Sentil Kemunculan Ressa Rizky Rossano di Podcast Denny Sumargo
Alibi Irfan Hakim Bantah Bela Denada pasca Ressa Muncul Minta Diakui Jadi Anak, Salahkan Pihak Ini
Irfan Hakim Minta Maaf usai Disebut Bela Denada & Sudutkan Ressa, Ungkap Alasan Debat Hotman Paris
Debat Irfan Hakim Vs Hotman Paris Soal Ressa, Sang Presenter Bela Denada Mati-matian, Banjir Kritik
24 Tahun Ditelantarkan, Denada Kini Bangga Lihat Ressa Rizky Rossano Kebanjiran Job 'Alhamdulillah'
Denada Akui Anak Lewat Kuasa Hukum, Pihak Ressa Rossano Minta Pernyataan Langsung
Tak Cukup Pengakuan! Ressa Kejar Rp7 M dari Denada, OM dan Tante Turun Tangan Ingin Ajari Adab