TRIBUNPALU.COM - Kabar pemeriksaan Reza Arap terkait kematian Lula Lahfah ternyata belum sampai ke telinga keluarga mendiang.
Ayah kandung Lula Lahfah, Feroz Marikar, syok saat mendengar informasi tersebut dari awak media.
Feroz tidak menyangka tunangan putrinya itu harus berurusan dengan penyidik kepolisian.
Ketidaktahuan keluarga ini terungkap saat Feroz ditemui di sela-sela persiapan acara doa untuk sang putri.
Saat ditanya soal pemanggilan Reza Arap, Feroz justru balik bertanya.
"Saya belum dengar, diperiksa gimana?" tanya Feroz soal Reza Arap kabarnya diperiksa polisi.
Ia mengaku sejak kepergian Lula, pihak keluarga sedang sangat sibuk mengurus rangkaian acara tahlilan.
Pun dengan ibunda Lula, Tatu yang juga sibuk mempersiapkan acara tahlilan.
Perihal kabar tunangan putrinya itu diperiksa polisi, Feroz mengaku tidak tahu sama sekali.
"Saya belum tahu, belum dapat kabar. Soalnya kita dari pagi pisah ngurusin kelompok laki-laki bantu bebenah, ibu bantu di dalam," kata Feroz.
Di sisi lain, polisi melalui AKBP Iskandarsyah memang telah mengamankan beberapa barang bukti dari apartemen Lula.
Polisi mendalami alur kejadian berdasarkan temuan di TKP yang kini tengah diteliti oleh laboratorium forensik.
"Kami sudah memeriksa, melaksanakan klarifikasi kepada saksi-saksi yang ada di TKP yang melihat, menyaksikan dan mendengar saksi tersebut. Kita mendapatkan alur cerita dan barang bukti yang ada di TKP juga sudah kita amankan. Akan kita proses lebih lanjut karena beberapa membutuhkan laboratorium forensik," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah.
Baca juga: Datangi Polres Jaksel Tengah Malam, Reza Arap Dicecar 30 Pertanyaan Soal Kematian Lula
Sebanyak enam orang saksi yang berada di apartemen saat kejadian juga telah dimintai keterangan secara resmi.
Polisi juga berkoordinasi dengan tim dokter rumah sakit terkait adanya informasi gangguan kesehatan yang dialami mendiang.
Terkait Reza Arap, polisi menyebut pemanggilan dilakukan guna mengklarifikasi dugaan kehadirannya di lokasi kejadian.
Menanggapi hal itu, Feroz tersentak.
"Pas kejadian maksudnya gimana?" tanya Feroz ke wartawan.
"Belum tahu," sambungnya.
Meski suasana sedang tegang, Feroz tetap berusaha tenang saat mengenang sosok Lula di mata keluarga besarnya.
Baginya, Lula adalah pribadi yang sangat nyenengin dan selalu membawa keceriaan bagi saudara-saudaranya.
"Lula nyenengin di keluarga," akui Feroz.
Baca juga: Lula Lahfah Meninggal Dunia, Curhatan Mendiang Impikan Kehidupan Sederhana Kembali Viral
Feroz juga meluruskan soal alasan mengapa putrinya memilih tinggal sendiri di apartemen.
Menurutnya, pilihan Lula untuk menetap di apartemen murni karena pertimbangan kariernya sebagai selebgram profesional.
"Kenapa Lula enggak tinggal sama kita kan karena dia selebgram. Enggak mungkin dia (Lula) satu rumah sama kita, sementara barang-barangnya banyak.
Ia menganggap hal tersebut sangat wajar bagi seseorang yang memiliki kesibukan tinggi di media sosial seperti Lula.
Sebelum tinggal di apartemen, Lula sempat tinggal bersama orangtuanya.
Tapi beberapa tahun ke belakang Lula memilih untuk mandiri.
Baca juga: Sebelum Berpulang, Lula Lahfah Sempat Cerita Mimpi Bertemu Mendiang Laura Anna
"Lain halnya kalau dia bukan siapa-siapa tapi enggak tinggal sama orang tua, itu lain cerita. Tapi kan karena dia selebgram. Waktu dulu tinggal sama kita aja kan berantakan tempat kita sama barang-barang dia endorse. Makanya dia akhirnya pindah," kata Feroz
Kendati tinggal terpisah, Feroz menjamin bahwa keselamatan dan keamanan putrinya selalu menjadi prioritas utama keluarga.
Lula selalu ditemani oleh asisten rumah tangga dan sopir pribadi yang mengawalnya dalam setiap aktivitas sehari-hari.
"Itu pun dia enggak tinggal sendiri. Ada pembantu, ada sopir, jadi dia ke mana-mana dikawal, aman," ujar Feroz.(*)