SRIPOKU.COM, EMPAT LAWANG– Setelah tiga hari dinyatakan hilang terseret arus Sungai Musi, jenazah seorang pemain angklung asal Kota Palembang akhirnya ditemukan di Kabupaten Empat Lawang, Senin (26/1/2026) malam.
Korban diketahui bernama Madon (15). Jenazahnya ditemukan mengapung di Sungai Musi, tepatnya di Desa Batu Raja Baru, Kecamatan Tebing Tinggi, oleh warga yang baru pulang dari kebun.
Korban ditemukan sekitar pukul 19.30 WIB di tepian Sungai Musi. Warga yang melihat jasad mengapung tersebut kemudian melaporkannya kepada pihak berwenang.
Kabid Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Empat Lawang, Fero Ananta, membenarkan penemuan jenazah tersebut.
“Korban ditemukan semalam setelah ada laporan dari warga yang pulang dari kebun. Tim SAR, BPBD, dan Polsek Tebing Tinggi langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi,” kata Fero.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Madon kemudian dibawa ke RSUD Empat Lawang untuk penanganan lebih lanjut.
Fero menjelaskan, jarak antara lokasi awal korban dilaporkan tenggelam dengan lokasi ditemukannya jenazah diperkirakan mencapai sekitar 20 kilometer, mengikuti aliran Sungai Musi.
Diketahui sebelumnya, Madon dilaporkan tenggelam di Sungai Musi wilayah Kelurahan Pasar Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, pada Sabtu (24/1/2026).
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, saat Madon bersama tiga rekannya mandi di Sungai Musi.
Keempat remaja tersebut mandi di sungai setelah mengamen berkeliling di seputaran wilayah Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang.
Namun nahas, saat mandi, Madon diduga tidak mampu melawan derasnya arus Sungai Musi hingga akhirnya terseret arus dan tenggelam.
Ketiga rekannya sempat berusaha memberikan pertolongan, namun korban tidak berhasil diselamatkan dan langsung menghilang terbawa arus sungai.
Sejak kejadian tersebut, tim gabungan dari SAR, BPBD, TNI-Polri, serta warga setempat melakukan pencarian hingga akhirnya jenazah korban ditemukan tiga hari kemudian.