TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Naga Gema siap atraksi Cap Go Meh 2026 sebagai simbol semangat, doa, dan keberuntungan yang bergema ke seluruh penjuru Kota Pontianak.
Kehadiran Naga Gema siap atraksi Cap Go Meh 2026 bukan sekadar hiburan visual, tetapi wujud kolaborasi budaya lintas yayasan yang sarat makna.
Dengan panjang mencapai 50 meter, Naga Gema siap atraksi Cap Go Meh 2026 dipersiapkan tampil lebih memukau.
Atraksi ini menjadi bagian penting dalam perayaan Cap Go Meh yang bertepatan dengan momen kebersamaan lintas budaya.
Perayaan tahun 2026 pun terasa istimewa karena berlangsung beriringan dengan Ramadan.
Kondisi ini memperkuat pesan toleransi dan keharmonisan di tengah keberagaman.
“Naga Gema hadir membawa harapan baru menuju Cap Go Meh 2026 yang damai dan berkesan,” kata Ketua Yayasan Generasi Gerakan Peduli Bersama (G2PB), Andi Yanto, Senin 26 Januari 2026.
Naga Gema lahir dari kolaborasi dua yayasan yang memiliki visi dan misi yang sama dalam menjaga tradisi Cap Go Meh.
Kolaborasi ini melibatkan Yayasan Generasi Gerakan Peduli Bersama (G2PB) dan Yayasan Tri Dharma Macou Keng Kumpai Besar.
Pertemuan kedua yayasan tersebut menjadi awal munculnya gagasan menghadirkan satu atraksi naga baru yang sarat nilai budaya dan spiritual.
Nama Naga Gema memiliki arti Gerakan Generasi Macou, yang merujuk pada semangat generasi penerus dalam melestarikan adat budaya Tionghoa.
Kata “gema” juga dimaknai sebagai doa dan harapan agar kebaikan serta keberuntungan dapat memantul dan menyebar luas ke masyarakat.
• Panjang naga sekitar 50 meter
• Jumlah ruas atau tongkat sebanyak 13 ruas
• Lingkar badan naga kurang lebih 60 cm
• Dominasi warna kuning dan merah yang melambangkan kejayaan dan keberuntungan
• Total pemain berkisar 70–80 orang
• Setiap pemain memiliki peran penting dalam menjaga kekompakan gerak naga
Naga Gema dirancang dengan penambahan variasi gaya permainan agar atraksi tampil semakin dinamis.
Gerakan seperti gelombang, sembahyang, hingga permainan khas Tiociu seperti kacui akan menjadi bagian dari pertunjukan.
Inovasi ini bertujuan memberikan daya tarik visual sekaligus memperkuat nilai spiritual dalam setiap penampilan.
Atraksi Kunjungan Naga Gema ke Rumah dan Kantor
Atraksi kunjungan Naga Gema ke rumah, toko, atau kantor dimaknai sebagai upaya membersihkan energi negatif dan membawa keberuntungan.
Tradisi ini telah menjadi bagian penting dalam perayaan Cap Go Meh.
Masyarakat yang ingin menghadirkan atraksi Naga Gema dapat menghubungi panitia atau melalui media sosial resmi Yayasan G2PB x Tri Dharma Macou Keng.
Informasi lebih lanjut tersedia melalui akun Instagram yayasan.
Para pemain berharap Naga Gema siap atraksi Cap Go Meh 2026 dapat bersinar dan membawa keberkahan di Tahun Shio Kuda 2026/2577.
Selain itu, kehadiran Naga Gema diharapkan mampu menjaga kekompakan antar pemain serta mempererat keharmonisan masyarakat.
Cap Go Meh 2026 juga diharapkan menjadi simbol kerukunan, terutama karena beriringan dengan bulan Ramadan.
“Melalui atraksi ini, tradisi budaya Tionghoa diharapkan tetap lestari dan diwariskan secara turun-temurun,” harap Andi Yanto.
(*)