Sorotan kembali datang dari harga pasar minyak nilam di wilayah Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Pada Minggu 25 Januari 2026, harga minyak nilam di Minahasa mengalami kenaikan.
Informasi yang diterima tim TribunManado.co.id dari petani menyebutkan, harga minyak nilam saat ini berada di kisaran Rp 730 ribu hingga Rp 750 ribu per kilogram.
Jever, salah satu petani nilam asal Manembo, Kecamatan Langowan Selatan, membenarkan adanya kenaikan harga tersebut.
Ia mengatakan, harga minyak nilam saat ini sudah jauh lebih baik dibandingkan beberapa bulan sebelumnya.
“Sekarang sudah mulai naik,” kata Jever kepada tim Tribun Manado saat ditanyai.
Kata dia, harga minyak nilam sempat berada di kisaran Rp 600 ribuan per kilogram sebelum mengalami kenaikan.
Kenaikan harga ini terjadi secara perlahan sejak memasuki perayaan Natal 2025 dan berlanjut hingga awal Tahun Baru 2026.
Jever menjelaskan, salah satu faktor yang mempengaruhi kenaikan harga adalah ketersediaan stok nilam dari petani yang cukup terbatas.
Kondisi tersebut membuat pasokan minyak nilam berkurang, sementara permintaan tetap ada.
“Stok dari petani memang kurang, itu yang bikin harga naik,” ungkapnya.
Selain minyak nilam, Jever juga mengungkapkan harga bahan baku nilam kering atau gabah nilam.
Saat ini, harga nilam kering berada di kisaran Rp 9 ribu per kilogram.
Sebagai informasi, minyak nilam merupakan salah satu komoditas unggulan hasil pertanian yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku industri parfum, kosmetik, aromaterapi, hingga farmasi.
Minyak ini dikenal memiliki aroma khas dan berfungsi sebagai bahan pengikat aroma dalam produk wewangian. (Pet)
Berikut langkah-langkah menanam tanaman nilam, dilansir Tribun Manado dari berbagai sumber :
1. Persiapan Lahan
Pemilihan Lokasi:
Tanah subur, gembur, dan kaya bahan organik.
Ketinggian ideal: 0–800 meter di atas permukaan laut.
Curah hujan cukup (2.000–3.000 mm per tahun) dengan suhu 24–28°C.
Pengolahan Tanah :
- Bersihkan lahan dari gulma.
- Gemburkan tanah dengan cangkul atau traktor.
- Buat bedengan setinggi 20–30 cm untuk menghindari genangan air
2. Pemilihan Bibit
Pilih varietas unggul nilam seperti Sidikalang atau Tapak Tuan yang memiliki kandungan patchouli alcohol (PA) tinggi.
Gunakan stek batang atau cabang yang sehat, bebas penyakit, dengan panjang 15–20 cm dan memiliki 3–4 ruas.
3. Penanaman
Waktu Tanam: Idealnya saat awal musim hujan.
Jarak Tanam: 60 cm x 60 cm atau 100 cm x 100 cm, tergantung intensitas pemeliharaan.
Cara Tanam:
- Tancapkan stek ke tanah sedalam 5–7 cm.
- Pastikan mata tunas menghadap ke atas.
- Gunakan sungkup, seperti minuman gelas
4. Perawatan Tanaman
Penyiraman: Lakukan secara rutin, terutama pada masa awal pertumbuhan.
Pemupukan:
Gunakan pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang.
Tambahkan pupuk NPK (15:15:15) setiap 2–3 bulan untuk mempercepat pertumbuhan.
Penyiangan: Singkirkan gulma yang mengganggu.
Pengendalian Hama dan Penyakit:
Hama umum: Ulat daun dan belalang.
Penyakit umum: Jamur dan layu bakteri. Semprotkan pestisida alami atau fungisida jika diperlukan.
Waktu Panen: 5–6 bulan setelah tanam (pemangkasan pertama).
Tanda Panen: Daun sudah tua, warna hijau tua, dan mengeluarkan aroma khas.
Cara Panen:
Potong daun dan cabang dengan hati-hati.
Hindari mencabut seluruh tanaman untuk regenerasi tunas berikutnya.
6. Pascapanen
Pengeringan Daun: Jemur daun nilam di tempat teduh agar kandungan minyak tidak berkurang.
Penyulingan: Gunakan alat distilasi untuk mengekstraksi minyak nilam. Proses ini membutuhkan waktu 6–8 bahkan sampai 12 jam tergantung metode dan alat yang digunakan.
Harga Sewa Tong atau Wadah Tempat Penyulingan
Harga sewa tong di hampir sebagian tempat penyulingan berada Rp 900.000 - Rp 1.000.000.
Harga Bibit nilam
Harga bibit nilam bervariatif, ada yang jual bibit 250 rupiah per stek, ada juga yang jual 300 - 400 rupiah per stek.
Harga Sungkup nilam
Sungkup atau penutup nilam dijual bervariatif, untuk sungkup bekas ada yang jual kiloan, dijual 40 - 45 ribu per kilogram.