TRIBUNTRENDS.COM - Kabar meninggalnya influencer Lula Lahfah pada Jumat (23/11/2026), menimbulkan tanda tanya publik perihal penyebab kematiannya.
Pasalnya Lula Lahfah dua hari sebelumnya masih mengunggah konten video kebersamaanya dengan Resa Arap sang pacar.
Lula Lahfah terlihat segar bugar, ceria dan tidak menunjukkan tanda-tanda sedang menderita penyakit mematikan.
Akan tetapi menurut kabar yang beredar di media sosial, Lula Lahfah sempat dirawat di rumah sakit.
Baca juga: Kisah Pilu di Balik Kepergian Lula Lahfah, Sempat Bagikan Potret Bersama Mendiang Laura Anna
Lula Lahfah menceritakan betapa gerd atau Gastroesophageal Reflux Disease, yang ia rasakan sampai membuat tangannya kaku dan kesemutan.
Lalu pada sebuah postingan, Lula juga menceritakan betapa dirinya sedang berjuang sembuh dari gerd yang diakibatkan karena banyak pikiran.
"Gerd kambung kalau aku lagi stres banyak pikiran.
Jadi aku bisa bedain, kalau gara-gara magh itu bisanya perut aku yang sakit sampe ke ulu hati gitu, nyut-nyut.
Tapi kalau karena gerd, gara-gara pikiran akutu sesek nafas yang chest burn gitu, berasa sampai ke leher.
Badan aku bisa kesemutan, tangan aku bisa kaku, begini aja kalau kambuh." ujar Lula Lahfah.
Infeksi Saluran Kemih (ISK),
Pada sebuah komentar di media sosial, Lula Lahfah juga pernah menceritakan bahwa dirinya dikeryok banyak penyakit.
Salah satunya adalah ISK.
Melalui unggahan di TikTok pada awal Januari 2026, ia membagikan momen saat dirinya harus terbaring di ranjang rumah sakit.
Rasa jenuh sempat ia ungkapkan melalui keterangan video tersebut.
“Tiktokan deh udah eneg bgt seminggu di RS,” tulisnya.
Ketika seorang pengikutnya bertanya mengenai diagnosa dokter, Lula menjawab dengan jujur bahwa dirinya tengah berjuang melawan komplikasi beberapa penyakit sekaligus.
Ia menyebut kondisinya saat itu sebagai sakit borongan.
“Borongan, ISK, usus bengkak radang, batu ginjal, GERD,” tulis Lula dalam kolom komentar.
Dalam komunitas Instagramnya, Lula Lahfah diceritakan oleh penggemarnya beberapa kali menceritakan perihal kondisi badan yang kambuh-kambuhan.
"Keluar meeting bentar langsung kambuh lagi, seneng di apart doang apa gmn si ni badan." tulis Lula pada 5 Januari 2026.
Pada Instagram Storynya, Lula Lahfah pernah mengunggah video dengan Reza Arap yang sedang minum air.
"Ternyata benar apa yang cowo bilang, apapun sakitnya kuncinya adalah air putih."
Hal ini menguatkan dugaan bahwa Lula Lahfah juga menderita batu ginjal.
Jenazah Lula pertama kali ditemukan oleh petugas keamanan apartemen sekitar pukul 18.44 WIB.
Foto-foto yang beredar memperlihatkan Lula berada di atas kasur dengan posisi tangan yang pernah dia peragakan dalam video.
Kala Lula menceritakan dirinya saat gerd kambuh.
Sementara itu, berdasarkan keterangan dalam surat kematian, Lula dinyatakan wafat pada pukul 19.20 WIB.
Surat keterangan kematian selebgram Lula Lahfah tercatat diterbitkan oleh sebuah klinik yang berlokasi di Depok, Jawa Barat.
Baca juga: Teka-teki Penyebab Lula Lahfah Meninggal, Benarkah Karena Overdosis? Dokumen Medis Tersebar
Meski demikian, peristiwa meninggalnya Lula justru terjadi di unit apartemennya di kawasan Essence Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada Jumat malam (23/1/2026).
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan, menjelaskan bahwa tenaga medis dari klinik tersebut sempat mendatangi lokasi untuk memeriksa kondisi Lula.
“Dokter yang datang ya,” ujar Putu saat dimintai konfirmasi pada Jumat malam, sebagaimana dikutip dari Kompas.com.
Terkait beredarnya informasi mengenai kondisi jasad Lula yang disebut mengalami perubahan warna di area mulut serta adanya lebam, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, turut memberikan penjelasan.
“Lebam itu kan bisa saja dari lebam mayat. Untuk memastikan akibat kematian harus lakukan otopsi,” kata Budi saat dihubungi secara terpisah pada Jumat malam.
Hingga kini, aparat dari Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan masih melakukan olah tempat kejadian perkara guna mengungkap lebih lanjut kronologi peristiwa tersebut.
***
(TribunTrends.com/MNL)