TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Akibat cuaca buruk di perairan Bengkalis kapal layar motor (KLM) Prima Setia dengan GT 170 yang berlayar dari Tanjung Balai Asahan tujuan Selat Panjang Kandas di tepi perairan desa Tenggayun kecamatan Bandar Laksamana Bengkalis, Jumat (23/1) dini hari tadi.

Beruntung seluruh kru kapal sebanyak tujuh orang selamat dan tidak ada korban jiwa.

Hal ini diungkap langsung Kepala wilayah Kerja Bukit Batu KSOP Tanjung Buton Doddy Marsuhendang kepada tribunpekanbaru.com, Jumat sore.

Menurut dia, kapal memasuki perairan wilayah Bengkalis malam tadi.

Mereka berhadapan dengan cuaca buruk dan gelombang tinggi di perairan.

"Karena menghadapi cuaca buruk dan gelombang kapten kapal mengambil langkah penyelamatan dengan mengarahkan langsung kapal tepi pesisir pantai tepatnya sekitaran desa Tenggayun kecamatan Bandar Laksamana," terangnya.

Kapal kemudian terdampar dan kandas di Beting tidak jauh dari pantai.

Kapal tersebut bertahan hingga pagi tadi karena kandas di beting sekitaran pesisir Desa Tenggayun.

Namun saat itu juga masih dihantam gelombang dan akhirnya terbelah.

"Saat kejadian di laut mereka bisa menepi sampai ke Beting yang dan kandas. Beruntung seluruh kru kapal selamat dan sudah dibawa ke darat," jelasnya.

Baca juga: DLH Bengkalis Pastikan Tenaga Kebersihan Bengkalis Tahun 2026 Tetap Kerja Pola Outsourcing

Baca juga: Prakiraan Cuaca Riau Hari Ini di Riau Didominasi Cerah Berawan, Gelombang Laut Masih Rendah

Kapal tersebut bermuatan barang kelontong, makanan ringan dan beberapa plastik. Secara menyeluruh muatan sekitar 120 sampai 130 ton.

"Muatan kapal banyak yang hanyut ke tepi. Kemudian diamankan oleh warga sekitar," Jelas Doddy.

Menurut dia, kru kapal juga sudah berkoordinasi dengan pemilik kapal dan barang yang diangkut.

Pemilik kapal sepakat mengikhlaskan barang muatan kapal diambil oleh masyarakat sekitar.

"Tadi sudah dikoordinasikan dengan pemilik kapal, mereka mengizinkan masyarakat mengambil dan menyelamatkan barang yang diangkut tersebut," terangnya.

Doddy mengatakan, kapal yang terdampar dalam keadaan terbelah ini masih berada di lokasi.

Sementara dititipkan di pesisir Tenggayun menunggu keputusan lebih lanjut dari pemilik kapal.

( Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

Baca Lebih Lanjut
Ketinggian Gelombang 1,3 Meter, KSOP Ingatkan Kapal Berlayar di Perairan Bengkalis Berhati-hati
Cuaca Ekstrem Melanda Perairan Bulukumba dan Selayar, Kapal Feri Tunda Pelayaran
Gelombang Tinggi Hingga 3 Meter Melanda Perairan Jepara, 3 Kapal Izin Berlindung di Pulau Panjang
Diduga Cuaca Buruk, Kapal Ponton Nelly 56 Batam Terdampar di Pesisir Maponu Pasangkayu
Pesisir Pulau Gili Iyang Sumenep Tercemar, Tumpahan Diduga Minyak Mentah Buat Warga Resah
Waspada! Gelombang Tinggi 4 Meter di Perairan Sumbar, BMKG Minta Nelayan dan Kapal Ferry Siaga
Pulau Oksigen Gili Iyang di Sumenep Madura Tercemar, Tumpahan CPO Tongkang Bikin Warga Resah
Pasokan Ikan di Cilacap Berkurang Akibat Gelombang Tinggi Menerjang
Cuaca Buruk, 2 Kapal Feri Tak Diizinkan Berlayar dari Bira ke Labuan Bajo dan Antar Pulau di Selayar
Ayah dan Anak Meninggal Usai Perahu Terbalik Dihantam Ombak di Buton Tengah Sulawesi Tenggara