BANJARMASINPOST.CO.ID - Momen 5 Rajab atau Haul Ke-21 Guru Sekumpul telah berlalu hampir sebulan sejak Minggu (28/12/2025).

Acara yang dihadiri sekitar 4,9 juta hingga 6 juta orang dari berbagai daerah di Indonesia itu, menyisakan banyak cerita.

Tak semuanya kisah suka cita. Ada pula yang meninggalkan tanda tanya.

Baca juga: Momen 5 Rajab Desember 2025, Timbulan Sampah di Kabupaten Banjar Capai 2.408 Ton

Seperti yang satu ini. Sebuah sepeda motor masih terparkir di Desa Tanjung Rema, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Dilansir melalui unggahan akun Instagram @peristiwakalsel, Jumat (23/12/2025) terlihat motor matik tersebut masih terparkir di halaman rumah warga.

Dari foto yang beredar, motor matik tersebut berwarna merah dengan nomor polisi DA 5185 WI.

Sudah hampir satu bulan terparkir, warga pun menutup sebagian bodi motor tersebut agar tidak mengalami kerusakan.

Terlihat debu dan kotoran yang menempel di sepeda motor tersebut lantaran sudah terlalu lama terparkir.

Apalagi sepeda motor itu diletakan di kawasan tanah terbuka tanpa adanya atap penutup.

Hingga kini warga belum mengetahui identitas pemilik sepeda motor tersebut.

Bagi pemilik motor yang merasa memiliki kendaraan tersebut diarahkan untuk menghubungi salah satu warga bernama Taufik dengan nomor telepon 082150765855.

Warga berharap bisa segera menemukan pemilik sepeda motor tersebut lantaran khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan hingga kendaraan jadi rusak.

4 Tahun Tak Diambil

Pada pertengahan 2025 lalu, viral sepeda motor di parkiran Stasiun Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Sepeda motor berjenis Yamaha Xeon tersebut berada di parkiran stasiun hingga empat tahun lamanya. 

Alhasil, tagihannya saat itu mencapai Rp 21,9 juta.

Seorang petugas parkir, Aldi Mewar (24) mengaku tidak mengetahui siapa pemiliknya. 

Karena tak kunjung diambil pemilik, kendaraan tersebut dibiarkan begitu saja hingga berdebu.

"Enggak tahu orangnya ke mana, enggak balik-balik. Bingung saya," ujar Aldi saat ditemui Kompas.com di Stasiun Tambun, Kamis (10/7/2025).

Akibat sepeda motor "mangkrak" empat tahun di Stasiun Tambun, tagihan parkirnya tembus Rp 21,9 juta, dengan tarif senilai Rp 15.000 per malam.

Uniknya, petugas parkir menandai sepeda motor tersebut menggunakan sebuah tali rafia.

Tali rafia tersebut dipasang pada bagian spion, handle rem, handle gas, bracket, hingga helm.

Karena saking lamanya sepeda motor Yamaha Xeon tersebut terparkir di stasiun, petugas sampai menghentikan pemasangan tali rafia.

"Sudah enggak dipasang tali lagi, itu saking lamanya," ungkap dia.

Selain itu, tak jauh dari posisi Yamaha Xeon juga terdapat tiga sepeda motor yang menginap berbulan-bulan.

Ketiga motor tersebut yakni Yamaha Xeon, Honda Blade, dan Suzuki Skywave.

Kondisinya tak jauh dari berbeda dengan Yamaha Xeon, ketiga sepeda motor tersebut juga dipenuhi tali rafia.

Aldi berharap para pemilik keempat sepeda motor tersebut segera mengambil unitnya.

"Lebih baik diambil saja, biar kita jackpot (untung) langsung," imbuh dia.

(Banjarmasinpost.co.id/danti ayu)

 

Baca Lebih Lanjut
Soal Pemasangan Banner di Samping Kubah Guru Sekumpul Martapura, Pengelola Buka Suara
Tim Hukum PT Bosowa Berlian Motor Gugat BPN Soal Lahan di Jl Danau Tanjung Bunga Makassar
Parkir Liar di Sekitar RSMH Palembang Disikat Petugas, Puluhan Ban Digembosi dan Motor Diangkut
MASIH Tahap Uji Coba, Parkir Lantai 6 di Pantai Bangsal Rampung Dibangun di Sanur
Maling Motor Warga Lawang, Diringkus Pemilik Motor Saat Gagal Mencuri di Singosari
Polisi Ungkap Modus Baru Pencurian Motor di Parkiran Mal Sleman
Polres Bondowoso Ungkap Kasus Curanmor, Motor Langsung Diserahkan ke Pemilik
Kisah Surya Warga Bekasi Bergaji Setara Manajer dari Bisnis Lahan Parkir di Stasiun Bekasi
Lebih Untung Ketimbang Kos-kosan, Surya Raup Rp600 Ribu Sehari Kelola Parkir di Luar Stasiun
Bantu Korban Banjir di Banjar, Polda Kalsel Kerahkan Kendaraan Dapur Lapangan dan Water Treatmen