SRIPOKU.COM - Mbak Rara kembali jadi sorotan setelah beredar video ia dinarasikan diusir dari Keraton Yogyakarta.

Wanita bernama asli Raden Rara Istiati Wulandari yang dikenal sebagai pawang hujan ini berada di sana ketika sedang digelarnya prosesi Labuhan Prangkusumo.

Atas viralnya video tersebut, pihak keraton memberikan klarifikasi.

GKR Condrokirono, yang merupakan putri kedua Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, menyampaikan bahwa prosesi labuhan memang bersifat terbuka untuk umum.

Baca juga: Viral Curhatan Istri Suami Jadi Tersangka Usai Tegur dan Tempeleng Maling, KDM Terjunkan Tim Hukum

Dengan demikian, masyarakat diperbolehkan hadir untuk menyaksikan jalannya acara. 

Namun demikian, ia menegaskan bahwa keterlibatan pihak di luar Keraton dalam prosesi sakral tersebut tidak dapat dilakukan tanpa izin resmi. 

Menurut GKR Condrokirono, setiap individu atau lembaga di luar Keraton Yogyakarta yang ingin terlibat langsung dalam agenda Keraton wajib memperoleh izin dari otoritas yang berwenang. 

“Kemudian, jika ada pihak luar baik perorangan atau lembaga akan terlibat dalam agenda Keraton, harus ada izin dari Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura,” pungkasnya.

Sementara itu, Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura Keraton Yogyakarta, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Condrokirono, memberikan penjelasan terkait pelaksanaan prosesi labuhan yang digelar beberapa waktu lalu. 

Ia menegaskan bahwa prosesi Labuhan Prangkusumo merupakan bagian dari Hajad Dalem Keraton Yogyakarta yang secara khusus dilaksanakan oleh abdi dalem Keraton. 

“Jadi pada dasarnya semua pelaksanaan Hajad Dalem kemarin (labuhan) adalah dari Abdi Dalem Keraton Yogyakarta,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Rabu (21/1/2026).

Baca Lebih Lanjut
Cerita Salasiah Dinyatakan Tewas, Keluarga Datangkan 10 Pawang Ular untuk Lakukan Ritual Agar Korban Hidup Lagi
Grid
Menapak Jalur Sakral Merapi, Labuhan Tahun Dal Merajut Doa dan Harmoni Alam
Momen Tahun Dal 1959, Keraton Yogyakarta Gelar Labuhan di Empat Lokasi
Rally Mobil Kuno Meriahkan Kota Kediri, Mbak Wali Ajak Lestarikan Warisan Otomotif
Meriahnya Rally Mobil Kuno di Kota Kediri, Mbak Wali Ajak Lestarikan Warisan Otomotif
10 Puisi tentang Hujan di Yogyakarta, Cocok untuk Caption Foto
Nenek Elina yang Diusir dari Rumahnya Diperiksa Polda Jatim Soal Pemalsuan Surat
KumparanNEWS
Kenapa Soto di Solo Raya Kebanyakan Berkuah Bening? Ada Kaitannya dengan Masa Lalu
Buaya di Sungai Dekat SMAN 5 Depok Sulit Dievakuasi, Lurah Bedahan Harap Pawang Turun Tangan 
Prakiraan Cuaca BMKG Besok di 6 Ibu Kota Pulau Jawa Sabtu, 17 Januari 2026: Yogyakarta Hujan Lebat