TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUASHULU - Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, merupakan daerah air tawar, dan wilayah yang paling banyak danau dan sungai, maka tidak heran banyak dihuni spesies ikan air tawar tersebut.
Tentunya ketika ada sungai dan danau banyak dihuni spesies ikan, terutama ikan predator, maka disitulah menjadi lokasi atau spot bagi para pemancing, baik casting atau jenis mancing lainnya.
Wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, memiliki sejumlah spot pemancing yang masih menjadi dambaan bagi seluruh pemancing dari dalam negeri hingga luar negeri.
Dimana spot dambaan bagi pemancing khususnya Casting wilayah Kapuas Hulu ?
Wilayah Danau Sentarum, hampir semua lokasi merupakan spot pemancing, baik casting maupun mancing dasaran, dimana danau Sentarum dihuni ribuan spesies ikan air tawar, diantara adalah, ikan kerandang, Toman, dan Piang (pipi merah), dan spesies ikan lainnya.
Spot mancing di daerah danau Siawan, Kecamatan Bunut Hilir, dimana sekarang ini spot tersebut, masih sering dikunjungi para pemancing di luar Kapuas Hulu, termasuk pemancing asal negara luar.
Dimana danau siawan dan sekitarnya, banyak dihuni oleh ikan Toman, Ikan Kerandang, piang, Channa Maru (Peang), dan spesies ikan air tawar lainnya.
Baca juga: Program GIZ di Kapuas Hulu Mendapat Evaluasi dari Pemda
Lokasi pemancing lainnya, yaitu daerah Kecamatan Jongkong, ada danau sekawi dan anak sungai lainnya yang banyak dihuni ikan-ikan predator ukuran besar hingga sedang.
Terus asa spot pemancing di hulu sungai, seperti hulu sungai Kapuas, wilayah Kecamatan Putussibau Selatan, Hulu sungai mendalam dan sungai Sambus Kecamatan Putussibau Utara.
Kemudian sungai sibau kecamatan Putussibau Utara, dan hulu sungai Manday, Kecamatan Kalis, serta Hulu sungai Sadap Kecamatan Embaloh Hulu.
Spesies ikan apa saja yang menghuni daerah hulu sungai, seperti ikan hampala, Mahser (semah), tenggadak, manah (ikan gurami merah), dan jenis ikan lainnya.
Pemancing Casting asal Putussibaau, Herman menyampaikan, di Kapuas Hulu banyak spot pemancing, tergantung mau mancing dimana, dan siapkan biaya.
"Terkait biaya tergantung dimana lokasi mancingnya, karena setiap lokasi beda biaya, kalau untuk di danau siawan, satu hari bayar motoris atau supir, berkisar dari Rp 409 ribu hingga Rp 500 ribu, itu belum minyak," ujarnya kepada Tribun Pontianak, Senin 19 Januari 2026.
Pastinya kata Herman, hampir setiap musim kemarau pemancing dari luar Kapuas Hulu hingga luar negeri datang mancing ke Kapuas Hulu.
"Mereka mancing spot-spot pilihan sesuai dengan kemampuan, atau target ikan yang dipancing," ungkapnya. (*)
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
Pastinya kata Herman, hampir setiap musim kemarau pemancing dari luar Kapuas Hulu hingga luar negeri datang mancing ke Kapuas Hulu."Mereka mancing spot-spot pilihan sesuai dengan kemampuan, atau target ikan yang dipancing," ungkapnya. (*)
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!