TRIBUNKALTIM.CO - Sebuah video yang memperlihatkan siluet gunung dari Balikpapan, mendadak viral di media sosial dan memicu rasa penasaran warganet.
Video tersebut salah satunya diunggah akun Instagram @balikpapances_ pada Minggu (19/1/2026) dan langsung ramai diperbincangkan di kolom komentar.
Dalam rekaman tersebut, tampak bayangan gunung menjulang di kejauhan saat kondisi cahaya minim.
Siluetnya terlihat samar namun cukup jelas membentuk kontur pegunungan di balik cakrawala laut Balikpapan.
Baca juga: Video Viral, Anak-Anak Berenang di Sungai Sangatta, Buaya Berjemur di Dekat Lokasi
Pemandangan ini dinilai tidak biasa oleh sebagian warganet, mengingat Kalimantan selama ini dikenal tidak memiliki gunung api aktif seperti di Pulau Jawa atau Sumatra.
Kemunculan video ini memunculkan beragam spekulasi.
Ada yang mengaitkannya dengan fenomena alam langka, namun tidak sedikit pula yang menyebut bahwa pemandangan tersebut bukanlah hal baru, hanya saja jarang disadari atau terlihat jelas karena faktor cuaca dan visibilitas.
Sejumlah warganet meyakini siluet gunung yang terlihat dari Pantai Melawai tersebut adalah Gunung Beratus, yang berada di kawasan perbatasan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kutai Barat, Kalimantan Timur.
“GUNUNG BERATUS, KUTAI BARAT,” tulis akun @aaronkaihatu.
“Kayak Rinjani min,” komentar akun @youdie345, membandingkan bentuk siluetnya dengan gunung di Lombok.
“Itu Gunung Beratus namanya, daerah Bongan arah ke Kutai Barat. Kalau dari Penajam ambil arah Sotek lewat Petung, nanti sampai simpang Sotek ambil kiri arah ke Bongan, di situ lebih jelas lihat gunungnya,” jelas akun @bayhaqibay__.
“Gunung Beratus itu. Di perbatasan Penajam–Kubar,” tambah akun @gabanpasar.
Dikutip dari Wikipedia, Gunung Beratus adalah sebuah gunung di perbatasan bagian barat dari kabupaten Penajam Paser Utara atau tepatnya di kampung Pereng Taliq, Bongan, Kutai Barat, provinsi Kalimantan Timur, Indonesia, dan terletak sekitar 60 km dari Kota Balikpapan.
Gunung setinggi 1244 m ini adalah rumah bagi berbagai spesies flora dan fauna yang unik dan endemik.
Hutan hujan tropis di sekitar gunung ini dipenuhi dengan berbagai jenis pohon besar, seperti meranti dan ulin, serta tanaman bawah yang eksotis seperti anggrek liar dan pakis.
Pendaki juga dapat menemukan berbagai jenis lumut dan lichen yang menambah keindahan dan keunikan ekosistem hutan.
Meski indah, gunung ini jarang dikunjungi oleh para pendaki, karena sulitnya perjalanan ke sana.
Pendakian ke Gunung Beratus biasanya dimulai dari desa Lembonah, Jempang, Kutai Barat, yang terletak di kaki gunung.
Jalur pendakian ini memerlukan waktu sekitar 3-4 hari untuk mencapai puncak, tergantung pada kecepatan dan kondisi fisik pendaki.
Jalur ini menawarkan medan yang beragam, mulai dari jalan setapak di hutan lebat hingga tanjakan berbatu yang membutuhkan keterampilan mendaki yang baik.
Baca juga: Video Viral, Truk Melintang di Jalan Poros Bontang - Samarinda Bikin Macet Panjang
Sepanjang perjalanan, pendaki akan melewati berbagai pemandangan alam yang menakjubkan, termasuk sungai-sungai kecil yang jernih, air terjun, dan lembah yang luas.
Beberapa titik di jalur ini juga menyediakan tempat peristirahatan yang nyaman, memungkinkan pendaki untuk beristirahat dan menikmati keindahan alam sekitar.
Lokasi: 1.021702°S 116.336256°E