Laporan Wartawan TribunLombok.com, Rozi Anwar 

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Jagat sepak bola antarkampung (tarkam) terukir nama King Polo.

Pemilik nama asli Supriandi ini berasal dari Dusun Dasan Bagek Lauk, Desa Apitaik, Kecamatan Peringgabaya, Lombok Timur.

King Polo, yang dijuluki sang raja tarkam terkenal dengan teknik olah bola yang mumpuni dan visi bermain yang tajam.

Namanya yang bermula dari lapangan desa kini bergema di kancah nasional.

Bakat Turunan Sang Ayah

Kepiawaian King Polo bukanlah sebuah kebetulan, melainkan warisan turun-temurun.

Baca juga: Angkasa Suela Menang Lawan D-Leksi Meski King Polo Absen Cetak Gol

kakak sepupu King Polo, Muhammad Ammin sepak bola sudah mendarah daging di keluarga. 

Sosok ayah King Polo adalah inspirasi sekaligus guru pertama bagi pemain di dusunnya.

"Kalau orang lihat Polo main sekarang, itu sebenarnya bayangan dari bapaknya dulu. Bapaknya itu pemain hebat di masanya, punya ketenangan dan teknik yang sama. Bisa dibilang, bakat Polo ini murni turunan atau warisan dari sang bapak," ujar Ammin saat ditemui pada Sabtu (17/1/2026).

ammin_sepupu_polo_303039382.jpg
BAKAT POLO - Kakak sepupu King Polo Muhammad Ammin saat ditemui di rumahnya pada Sabtu (17/1/2026).

Mimisan karena Kebanyakan Latihan

Ammin mengenang masa kecil Polo yang tidak pernah jauh dari bola. 

Setiap pulang dari sekolah ia banyak berlatih dan berlari di lapangan. 

Ia mengingat, karena terlalu banyak latihan dan berpanas-panasan, King Polo sempat mengalami mimisan dan langsung dilarikan dibawa ke tempat perawatan.

"Dia disarankan untuk mengurangi olahraga," tuturnya.

Perjalanan King Polo tidaklah instan dan mulus. 

Setia Main dari Kampung ke Kampung

Dari kecil, King Polo memiliki determinasi tinggi seperti yang terlihat di lapangan. 

Kerasnya kompetisi tarkam, membentuk jati diri King Polo. 

"Dia tidak pernah malu main di tarkam. Justru di sana mentalnya terbentuk. Dari kampung ke kampung lain, namanya mulai disebut-sebut orang," paparnya. 

Lalu apakah pernah ada tawaran dari klub profesional kepada King Polo? 

Ammin menyebut, King Polo tidak tergiur dengan tawaran untuk keluar dari arena yang membesarkan namanya. 

"Sampai akhirnya, pemandu bakat dari klub-klub besar mulai meliriknya, namun sampai hari ini Polo ini tetap tidak gengsi main antardusun," tambah Ammin.

Kini, King Polo telah melangkah lebih jauh dan telah menjadi salah satu ikon Tarkam.

"Meskipun sudah terkenal, tapi Polo tetap dikenal sebagai pribadi yang rendah hati. Kami tetap menanamkan itu kepadanya, kami selalu bilang jangan sombong tetap lah seperti diri sendiri," pesan Ammin menirukan pesannya kepada Polo.

Warisan Nama Baik Keluarga

Pencapaian King Polo saat ini adalah sebuah kebanggaan yang luar biasa. 

Ia berharap adik sepupunya itu tidak cepat puas dan terus menjaga warisan nama baik keluarga di lapangan hijau.

"Kami hanya ingin dia terus ingat dari mana dia berasal. Bakat dari bapaknya adalah modal, tapi kerja kerasnya sendirilah yang akan menentukan sejauh mana dia bisa terbang. Seluruh keluarga selalu mendoakan agar nama King Polo terus bersinar hingga level nasional, bahkan internasional," terangnya.

Kisah King Polo menjadi pengingat bahwa mimpi besar bisa dimulai dari lapangan kampung, selama ada bakat yang dijaga, kerja keras yang konsisten, dan doa keluarga yang selalu menyertai.

"Dengan karir Polo ini, semoga banyak lagi bermunculan Polo - Polo yang lain," tutup Ammin.

(*)

Baca Lebih Lanjut
Pakai Nomor Punggung 27 Milik sang Ayah, Maximilian Ibrahimovic Resmi Gabung ke Ajax dari AC Milan
Viral NTT, Takut Berangkat Tanpa Sang Ayah, Seorang Anak Menangis Histeris di Atas Kapal
PACAR Sang Ayah Tega Aniaya Anak Gadisnya, NKI Terancam Pasal Berlapis, Ini Kata Polresta Denpasar! 
Duka Ayah Syafiq, Setelah 15 Hari Penuh Harap, Akhirnya Ikhlaskan Kepergian Sang Anak 
Rekomendasi 3 Novel Tentang Ayah, Penuh Pengorbanan dan Luka yang Sunyi
Belum Ada Tersangka Kasus Penganiayaan Anak yang Viral di Denpasar, Sikap Sang Ayah Jadi Sorotan
Eva Manurung Tegur Anak-anak Virgoun Panggil Insanul Fahmi Ayah hingga Minta Angkat Kaki dari Rumah
Diisukan Anak Biologis Teuku Ryan dan Denada, Pihak Ressa Rizky Rossano Bicara Soal Ayah Kandung
Hana Futari
15 Tahun Jualan Adonan Kue, Ayah Ini Berhasil Antar Putrinya Jadi Sarjana
Detik
Tanpa Ayu Ting Ting, Umi Kalsum Pingsan Saat Ziarah Bareng Ayah Rojak, Kondisinya Kini Terungkap