TRIBUNSUMSEL.COM - Belum lama ini viral kisah duo sejoli pasangan muda yang memutuskan tinggal di rumah kosong tanpa listrik dan air di Cimahi, Karawang, Jawa Barat.

Adapun dua sejoli tersebut bernama Rizal dan Siti warga asal Medan, Sumatera Utara.

Kisahnya menjadi sorotan setelah dibagikan dalam tayangan Youtube Apt.Ego Adriano, pada Selasa, (13/1/2026).

Apt.Ego Adriano, pemilik akun tersebut mengungkap Rizal dan Siti, memulai pernikahan mereka dengan kondisi ekonomi yang sangat sulit.

Baca juga: Makan Ampas Kelapa Demi Bertahan Hidup, Inilah Kisah Lansia Hidup Sebatang Kara di Bangka

kisah duo sejoli pasangan muda yang memutuskan tinggal di rumah
RUMAH KOSONG - Penampakan rumah ditempati duo sejoli pasangan muda yang memutuskan tinggal di rumah kosong tanpa listrik dan air di Cimahi, Karawang, Jawa Barat.

Keduanya menikah sejak tiga bulan lalu. Sehari-hari bertahan hidup menjadi tukang rongsokan.

Mereka bertahan hidup dengan modal Rp7 ribu.

Saat ditemui, Rizal tampak mengenakan jaket hoodie berwarna hitam-abu dan celana panjang olahraga, sementara Siti mengenakan kaos hitam dan celana senada, tampak menundukan wajahnya.

"Ya Allah, dapat apa Rp7.000? Buat apa nanti?" Rizal.

"Buat besok. Sekarang mah sudah ada nasi sama mie (hasil rongsok)." ujar Rizal.

Rizal mengaku keduanya sudah tinggal selama satu bulan di rumah tanpa listrik dan air.

Meski jauh dari kata layak, tempat itu menjadi satu-satunya perlindungan bagi mereka.

Siti kedua orang tuanya sudah berpisah, dan ibunya di Medan sudah memiliki keluarga baru.

Sementara sang ayah tinggal di Karawang.

Tangis Siti pun pecah mengungkapkan rasa tidak betah tinggal di rumah orang tuanya di Karawang karena merasa tak dipedulikan dan sering dimarahi.

"Cuman bisa marahin, marahin... Aku mah sudah gede, enggak usah peduliin. Aku mah enggak butuh lagi orang tua," ucap Siti kepada Apt.Ego Adriano.

Ia mengaku merindukan sang ibunda yang berada di Medan.

Baca juga: Kisah Sardino Warga Banyusin Ngaku Ditinggal Istri usai Alami Disabilitas karena Kecelakaan Kerja

Bang Ego pun berhasil menghubungkan Siti dengan ibunya yang berada di Medan melalui panggilan video (video call).

Suasana seketika pecah saat sang ibu menangis histeris memohon Siti untuk pulang.

"Mama bilang dulu mama gak sayang sama aku," ucapnya.

"Bukan nak bukan mama gak sayang nak, banyak yang kangen kamu," ucap ibunya terisak tangis.

"Aku sengaja pengin cari kerja biar apa biar mama bisa pulang," ujarnya.

"Aku mau mandiri nak, gak mau ma aku lebih bahagia disini dari apda sama mama dimarahin mulu," ucapnya

Sang ibu mengabarkan bahwa adik Siti sampai jatuh sakit karena memikirkan keberadaannya yang hilang tanpa kabar.

Meskipun awalnya Siti menolak keras karena merasa tidak disayangi, sang ibu terus meyakinkannya dengan permohonan maaf yang tulus.

"Kalau Mama punya salah, Mama minta maaf sama kamu Uyun... pulang Nak, jangan sampai mati kamu baru pulang," ucap sang ibu dalam tangisnya.

Siti akhirnya luluh namun memberikan satu syarat mutlak asalkan pulang jika Rizal diperbolehkan ikut.

Mendengar hal tersebut, sang ibu tanpa ragu memberikan restunya. Ibunya berjanji akan menerima Rizal dengan tangan terbuka di Medan sebagai bagian dari keluarga.

"Aku mau pulang, tapi aku maunya sama Rizal Cuman dia yang bisa ngertiin aku! Dia yang sudah ngurusin aku pas sakit, dia yang kasih makan aku ma, dia yang jagain aku selama 3 bulan," ujar Siti.

"Iya, kalau itu mau kamu. Kalaupun dia harus ikut, yang penting kamu pulang. Mama restuin mau sama siapapun kamu, Mama restuin Nak! Asalkan kamu pulang!," tegas ibunya.

Rizal pun menyatakan kesiapannya untuk bekerja apa saja di Medan, baik di kebun sawit maupun pekerjaan lainnya, demi memulai hidup baru yang lebih layak bersama Siti.

Bang Ego pun berkomitmen untuk membantu memfasilitasi tiket perjalanan mereka menuju Medan demi menyatukan kembali keluarga yang sempat terpisah ini.

Keesokannya, Bang Ego kembali ke rumah kosong yang ditempati Rizal dan  Siti.

Siti yang sempat muram kini menjadi semringah dan menyiapkan bucket bunga untuk dibawakan ke sang ibunda tercinta di Medan.

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

 

Baca Lebih Lanjut
42 Tahun Tinggal di TPU Kebon Nanas, Sumiati Semringah Pindah ke Rusun dan dapat Buku Nikah
Remaja di Magetan Curi Motor dan Uang Rp70 Ribu demi Kunjungi Ibu, Ditemukan Tidur di Pinggir Jalan
Kronologi Maling Nekat Sandera Lansia di Sumut, Todong Parang di Leher hingga Ancam Akan Habisi Korban
Ines Noviadzani
Tak Tega Tinggalkan Kambing Peliharaan, Jajang Nekat Tempati Rumah Miring di Bojongkoneng Bogor
Kebakaran 14 Rumah dan Satu Bangunan Konfeksi di Tambora Jakbar, 150 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal
Satu Rumah dan Tiga Kontrakan Terbakar di Cipinang Muara Jaktim
Korsleting Listrik, Rumah Konsen PG Asembagus di Situbondo Ludes Terbakar
Pelajar SMP Asal Blora Bobol Rumah Warga Tuban, Ini Motifnya
Rumah Kosong di Kabat Banyuwangi Ludes Terbakar Jelang Subuh, Kerugian Capai Rp100 Juta
Penemuan Mayat Mr X Bikin Heboh Warga 8 Ilir Palembang, Posisi di Rumah Kosong, Ini Ciri-cirinya