TRIBUNTRENDS.COM - Rival Altaf atau yang akrab disapa Rival Indigo mencuri perhatian dalam pencarian jasad Syafiq Ali yang hilang di Gunung Slamet.

Rival Indigo ikut mencari jasad Syafiq Ali yang hilang sejak Senin (29/12/2025).

Setelah 17 hari pencarian, jasad Syafiq Ali akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, pada Rabu (14/1/2026).

Operasi pencarian resmi ditutup pada 7 Januari 2026.

Meski demikian, sejumlah relawan memutuskan untuk tetap bergerak secara mandiri, menyisir jalur-jalur sulit dijangkau dengan sistem shifting bergilir.

Pada Sabtu (10/1/2026), pencarian sempat melibatkan Rival Altaf.

Kehadirannya, bagaimanapun, memicu perdebatan publik terkait penggunaan intuisi supranatural dalam operasi pencarian darurat.

Bersama delapan relawan, Rival Altaf bergerak menuju Pos 5 sekitar pukul 16.30 WIB.

Meski upaya saat itu belum membuahkan hasil, keterlibatan Rival tetap menjadi sorotan tersendiri di tengah kegigihan tim mencari Syafiq.

Baca juga: Dikembalikan Kami Duka Ayah Syafiq Ali, Bersyukur Jasad Anak Ditemukan, Ikut Cari ke Gunung Slamet

Syafiq Ali Ditemukan

Setelah berhari-hari menyisir area pegunungan, kerja keras para relawan akhirnya mulai membuahkan hasil.

Arie Afandi, salah satu relawan SAR gabungan, mengungkapkan bahwa tim sempat melakukan perubahan strategi pencarian.

Keputusan ini diambil setelah evaluasi menyeluruh terhadap upaya sebelumnya.

Pada tahap kedua, jalur pencarian resmi dialihkan pada Senin (12/1/2026).

Jika sebelumnya fokus pencarian terpusat di jalur Dipajaya dan Bambangan, tim kemudian melakukan analisis ulang berdasarkan kronologi perjalanan Syafiq bersama rekannya.

Dari evaluasi itu muncul dugaan kuat mengenai titik terakhir mereka berada bersama.

"Hasilnya kami memutuskan untuk menggeser pencarian ke jalur Gunung Malang, karena berdasarkan evaluasi dan analisis kronologi mereka berpisah di area punggungan itu," jelas Arie, Kamis (15/1/2026) pagi.

Perlahan, langkah ini mulai menunjukkan hasil.

Sejumlah petunjuk ditemukan sepanjang jalur baru yang disisir relawan.

Arie menyebut tim berhasil menemukan beberapa barang milik Syafiq, mulai dari dompet, senter, tracking pole, jas hujan berwarna hijau, hingga emergency blanket.

Temuan-temuan ini menjadi petunjuk penting dalam upaya melacak jejak terakhir pendaki muda tersebut di tengah kerasnya alam Gunung Slamet.

"Barang-barang itu ditemukan di titik koordinat yang tidak jauh dari lokasi terakhir survivor berpisah dengan rekannya," lanjutnya.

Jejak ini kemudian mengarahkan tim SAR gabungan yang berjumlah 24 orang ke jalur Sungai Lembarang.

Mereka menelusuri medan terjal yang dipenuhi bebatuan besar hingga akhirnya menemukan korban di balik bebatuan, dekat ruang terbuka di pinggir jurang.

“Berdasarkan informasi yang diterima relawan di lapangan, Syafiq ditemukan dalam kondisi badan telungkup,” kata Arie. Posisi tubuhnya meringkuk, lutut dan wajah menyatu, dengan tangan terikat ke betis. Sementara itu, celana yang dikenakannya sudah terbuka hingga lutut.

"Dugaan sementara, survivor mengalami hipotermia," tambahnya.

Baca juga: Tubuh Meringkuk, Celana Terbuka hingga Betis, Kondisi Jasad Syafiq Ali Ditemukan, di Balik Bebatuan

PENDAKI GUNUNG SLAMET - Rival Altaf ikut membantu relawan mencari Syafiq Ali pendaki hilang asal Magelang di Gunung Slamet, Syafiq Ridhan Ali Razan (18). Rival disebut bocah indigo asal Cilacap, Jawa Tengah.
PENDAKI GUNUNG SLAMET - Rival Altaf ikut membantu relawan mencari Syafiq Ali pendaki hilang asal Magelang di Gunung Slamet, Syafiq Ridhan Ali Razan (18). Rival disebut bocah indigo asal Cilacap, Jawa Tengah. (Kolase TribunTrends/Threads inguskeringpost)

Cerita Rival Indigo Gabung Pencarian

Akun TikTok Arwa Mutia mengunggah video saat orang tua Rival Indigo menjemput.

Rival Indigo dijemput orang tuanya di base camp Gunung Slamet via Dipajaya, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Rabu (14/1/2026), pukul 17.00 WIB.

Orang tua Rival Indigo menjemput putranya tak lama setelah Syafiq Ali ditemukan dalam kondisi meninggal.

Ayah dan ibu Rival Indigo sempat ngobrol dengan warga di sana.

Sang ibu pun menceritakan awal mula Rival meminta izin untuk ikut dalam pencarian.

Bocah laki-laki tersebut memang sudah berniat untuk ikut dalam pencarian.

Terlebih ia sempat viral karena membantu tim SAR menemukan korban longsor di Cilacap dan Banjarnegara.

"Ini anak emang udah niat (menolong)," kata ibunda Rival.

"Mau nolong masa besok-besok," timpal ayah Rival.

Orang tua juga mengizinkan Rival untuk ikut pencarian.

Namun mereka kaget ketika tiba-tiba mendapat telepon kalau Rival sudah berada di base camp Gunung Slamet.

"Jam 2 saya dapet telepon, (Rival) sudah di Bambangan (base camp Gunung Slamet)," ucap ibunda Rival Altaf.

Rencananya, orang tua akan mengantarkan Rival untuk ikut dalam pencarian.

Namun mereka justru kaget lantaran Rival ternyata pergi sendiri tanpa berpamitan.

"Udah izin, cuma pas berangkat kita tidak tahu," kata ibu Rival.

Saat pergi dari rumah menuju Gunung Slamet, Rival Indigo hanya membawa uang Rp 130 juta.

(TribunTrends/Ninda)

Baca Lebih Lanjut
Kisah Rival Anak Indigo Bantu Mencari Syafiq, Ucapannya Terbukti? 'Di Balik Batu, Tapi Tak Terlihat'
Sosok Rival Altaf, Indigo Cilacap Ikut Cari Pendaki Asal Magelang Hilang di Gunung Slamet
17 Hari Hilang, Syafiq Ali Diduga Baru Meninggal 5 Hari Terakhir, 12 Hari Sisanya Jadi Misteri
Posisi Jasad Syafiq Ali saat Ditemukan Seperti Sujud, Kejadian Sebelum Wafat Diungkap Rescuer
'Dikembalikan Kami' Duka Ayah Syafiq Ali, Bersyukur Jasad Anak Ditemukan, Ikut Cari ke Gunung Slamet
Alasan Tim SAR Geser Lokasi Pencarian Syafiq Ali ke Jalur Gunung Malang, Berbuah Penemuan Tragis
Perjalanan Syafiq Ali di Gunung Slamet: Bawa Pesan untuk Mantan, 17 Hari Hilang, Ditemukan Meninggal
Keheranan Amrul Relawan Pencari Syafiq Ali di Gunung Slamet :Kata Anak Indigo Sih Tertutup Alam Gaib
Sebelum Temukan Jenazah Syafiq Ali di Gunung Slamet, Tim Relawan Sholawatan di Bascamp Dipajaya
RIP Syafiq Ali, Meninggal di Gunung Slamet Saat Cari Bantuan untuk Himawan, Ada Pesan untuk Mantan