Mayat seorang pria misterius ditemukan mengapung di muara Kelurahan Pasar Bengkulu, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu, Senin (29/12/2025) siang.
Hingga kini, identitas korban masih belum diketahui dan jenazah telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu untuk proses autopsi dan identifikasi lebih lanjut.
Penemuan mayat pria tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 11.40 WIB oleh seorang warga setempat bernama Ansori.
Saat itu, Ansori tengah beraktivitas mencari lokan di sekitar muara Pasar Bengkulu.
Dari kejauhan, ia melihat sesosok benda mencurigakan yang mengapung di pinggir muara dan menyerupai tubuh manusia.
Merasa ragu dan tidak berani memastikan sendiri, Ansori kemudian melaporkan temuannya kepada Ketua RT 01 RW 01 Kelurahan Pasar Bengkulu, Kasmedi.
Setelah menerima laporan tersebut, Kasmedi bersama Ansori langsung menuju lokasi penemuan dengan menggunakan sampan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.
"Awalnya kami masih ragu apakah itu benar mayat atau bukan. Setelah didekati menggunakan sampan, ternyata benar itu sesosok mayat laki-laki yang mengapung di pinggir muara," ujar Kasmedi saat dikonfirmasi di lokasi kejadian, Senin (29/12/2025).
Setelah memastikan bahwa benda yang mengapung tersebut merupakan mayat manusia, Ansori segera menghubungi pihak terkait.
Tidak berselang lama, sekitar pukul 12.00 WIB, personel Kepolisian bersama tim Basarnas dan Satpol PP Bengkulu tiba di lokasi untuk melakukan penanganan awal dan proses evakuasi.
Petugas gabungan kemudian mengevakuasi jenazah dari lokasi penemuan.
Petugas di lapangan menyampaikan bahwa setelah berhasil dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu.
Di rumah sakit tersebut, tim Inafis Polresta Bengkulu akan melakukan pemeriksaan medis, autopsi, serta upaya identifikasi untuk mengetahui identitas korban dan penyebab pasti kematian.
Berdasarkan pengamatan awal di lapangan, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki.
Namun, pihak kepolisian belum dapat memastikan usia korban maupun dugaan penyebab kematian, apakah akibat kecelakaan, tindak kriminal, atau faktor lainnya.