TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Libur dan cuti perayaan Hari Natal dan tahun baru 2026 (nataru) dimanfaatkan keluarga untuk berwisata.
Momen libur itu, menjadi ajang bagi keluarga mengunjungi tempat wisata di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.
Deretan wisata alam menjadi pilihan terbaik, menghabiskan masa libur bersama keluarga.
Sebab Kabupaten Luwu, tak hanya dikenal dengan sejarah dan kekayaan budayanya.
Daerah berjuluk Bumi Sawerigading ini juga menyimpan sejumlah destinasi wisata alam yang menarik untuk dijelajahi.
Mulai dari pegunungan hingga pesisir pantai.
Kepala Dinas Pariwisata Luwu, Afif Hamka merekomendasikan 5 tempat wisata kenamaan yang ada.
Objek wisata ini, kata dia, masuk kedalam empat tempat wisata terbaik, versi Dinas Pariwisata.
Baca juga: Daftar Tempat Wisata Bisa Dikunjungi di Palopo Selama Libur Nataru, Karcis Masuk Rp3 Ribu
"Untuk top five, kita di musim libur nataru ini ada Wai Tiddo, Pantai Ponnori, Permandian Tampa, dan Bonglo," jelasnya kepada Tribun-Timur.com, Kamis (25/12/2025) sekitar pukul 13.04 Wita siang.
"Kalau Wai Tiddo, ini selalu ramai pengunjung, bahkan dari luar daerah," tambah Afif.
Menurutnya, puncak libur nataru akan berlansung di akhir pekan ketiga bulan Desember.
Sebab, selain nataru, momen itu bertepatan dengan libur anak sekolah, dimulai dari tanggal 22 Desember 2025.
Kerena itu, sambung Afif, wisatawan diperkirakan akan membludak, totalnya bahkan mencapai ratusan.
"Kalai ditotal, bisa lebih dari 500 wisatawan yang masuk, dari keempat objek wisata tadi," ungkapnya.
Warga Kecamatan Larompong, Harmawan (29), menyebut momen libur nataru dimanfaatkannya untuk berkunjuny ke Wai Tiddo.
Kata Wawan-sapaannya, ia datang bersama rombongan temannya untuk menikmati mata air dan aliran sungai yang tenang.
Menurutnya, ia harus merogoh kocek sebesar Rp15 ribu untuk tiket masuk Wisata Alam Wai Tiddo.
"Lumayan, di dalam juga ada beberapa wahana yang bisa dicoba. Seperti naik mobil ATV dengan flying fox untuk yang suka adrenalin," bebernya.
Wawan meminta, objek wisata yang dikelola swasta itu, juga dapat dijaga kebersihannya.
"Karena wisata ini potensial, masa banyak sampah. Apalagi kalau ada yang buang sampah kulit burasnya itu," akunya.
1. Wai Tiddo, Wisata Alam Sumber Mata Air
Objek wisata Wai Tiddo berada di Desa Bukit Harapan, Kecamatan Bua.
Kawasan ini menawarkan wisata alam pegunungan dengan udara sejuk dan panorama lembah hijau.
Lokasi Wao Tiddo berada di ketinggian sekitar 600 meter di atas permukaan laut.
Daya tarik utama Wai Tiddo adalah sumber mata air alami yang menetes dari akar pohon besar di tebing, yang menjadi asal nama “Wai Tiddo”.
Selain menikmati alam, pengunjung juga bisa mencoba wahana wisata petualangan seperti flying fox, ATV, hingga spot foto Instagramable.
Fasilitas di kawasan ini terbilang lengkap, mulai dari area parkir luas, gazebo, aula pertemuan, toilet, musholla, hingga villa atau penginapan.
Jarak Wai Tiddo dari pusat Kota Belopa sekitar 54 kilometer.
2. Pantai Ponnori, Pesona Pasir Putih di Luwu Selatan
Pantai Ponnori terletak di Dusun Ponnori, Desa Temboe, Kecamatan Larompong Selatan.
Pantai ini dikenal dengan pasirnya putihnya yang unik.
Di Pantai Ponnori, berjejer deretan pepohonan rindang di sepanjang bibir pantai.
Ombak Pantai Ponnori relatif tenang sehingga aman untuk bermain air bersama keluarga.
Pantai ini juga menjadi salah satu spot favorit untuk menikmati matahari terbenam.
Fasilitas yang tersedia di Pantai Ponnori antara lain area parkir, toilet umum, musholla, gazebo, serta warung makan sederhana yang menjajakan makanan dan minuman.
Pantai Ponnori berjarak sekitar 40 kilometer dari Kota Belopa.
3. Permandian Tampa, Jernihnya Sungai di Tengah Alam
Permandian Tampa berada di Desa Tampa, Kecamatan Ponrang.
Objek wisata ini berupa permandian alam di aliran Sungai Tampa yang terkenal dengan airnya yang jernih dan segar.
Dikelilingi pepohonan dan suasana pedesaan yang asri.
Permandian Tampa kerap menjadi pilihan warga lokal untuk melepas penat, terutama pada akhir pekan dan hari libur.
Fasilitas yang tersedia masih sederhana, seperti area parkir, toilet, musholla, dan ruang ganti.
Sejumlah warga sekitar juga menjual jajanan ringan.
Lokasi permandian ini hanya berjarak sekitar 17 kilometer dari pusat Kota Belopa.
4. Bonglo, Negeri di Atas Awan Bassesangtempe
Objek wisata Bonglo berada di Desa Bonglo, Kecamatan Bassesangtempe Utara.
Destinasi ini menawarkan panorama pegunungan dan lembah yang luas dari puncak bukit, dengan udara sejuk dan kabut yang kerap menyelimuti kawasan tersebut.
Bonglo dikenal sebagai salah satu spot foto alam favorit, terutama saat pagi dan sore hari.
Dari puncak, pengunjung bisa menikmati pemandangan wilayah Luwu hingga daerah sekitarnya.
Akses jalan menuju Bonglo sudah beraspal meski berkelok.
Di lokasi tersedia beberapa pondok dan warung sederhana yang menjual makanan dan minuman hangat.
Jarak tempuh dari Kota Belopa ke Bonglo sekitar 34 kilometer.
Keempat destinasi wisata ini menjadi bukti bahwa Kabupaten Luwu memiliki potensi wisata alam yang beragam, mulai dari pantai, sungai, hingga pegunungan.
Laporan Jurnalis Tribun-Timur.com, Muh Sauki Maulana