TRIBUNTRENDS.COM - Sebuah truk yang salah memasuki jalur keberangkatan sepeda motor di Woodlands Checkpoint pada Minggu pagi (21 Desember 2025) dilaporkan terjebak selama beberapa jam. Insiden ini sempat menarik perhatian pengguna jalan dan dibagikan luas di media sosial.
Sebuah foto yang diunggah ke grup Facebook SG Road Vigilante memperlihatkan truk berpelat nomor Singapura tersebut dalam posisi miring ke sisi kanan. Kendaraan itu tampak menabrak trotoar di sisi kiri jalur dan terjepit di antara pagar logam di sebelah kirinya serta pembatas jalan di sebelah kanannya, sehingga tidak dapat bergerak.
Unggahan lain dari pengguna Facebook bernama Farizatul Firdaus menunjukkan sejumlah petugas dari Otoritas Imigrasi dan Pos Pemeriksaan (ICA) bersama petugas polisi pembantu berada di belakang truk tersebut.
Menanggapi pertanyaan dari AsiaOne, pihak ICA menyatakan bahwa insiden tersebut terjadi sekitar pukul 4.19 pagi. Jalur keberangkatan sepeda motor kemudian ditutup sementara guna memungkinkan proses pembersihan puing-puing dan penanganan kendaraan yang terjebak.
Baca juga: Ngamuk Tak Dapat Bantuan! Warga Aceh Bakar Truk Pembawa Logistik, Satpol PP Mundur Selamatkan Diri
Selama proses tersebut berlangsung, pengendara sepeda motor yang hendak keluar dialihkan ke jalur mobil untuk menunggu hingga situasi kembali normal. Hal ini sempat menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengendara, meskipun arus lalu lintas masih dapat dikendalikan. Pihak berwenang menutup jalur tersebut untuk membersihkan puing-puing, sementara pengendara sepeda motor yang hendak pergi dialihkan ke zona mobil untuk menunggu proses pembersihan.
Insiden tersebut telah ditangani sekitar pukul 12.40 siang dan tidak ada korban luka, kata ICA.
Seorang pembaca mengatakan kepada Shin Min Daily News bahwa truk tersebut entah bagaimana menabrak jalur tersebut, menyebabkan jalur itu ditutup, dan pengendara sepeda motor harus melewati jalur mobil, yang memperlambat proses pembersihan.
Namun, karena kejadian berlangsung pada hari non-kerja, insiden ini dilaporkan tidak menyebabkan kemacetan berarti di kawasan perbatasan tersebut. Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti insiden tersebut.
Investigasi masih berlangsung.
Tribuntrends/asiaone/Elisa Sabila Ramadhani