TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Di pinggir Jalan M. Sohor, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak Provinsi Kalbar, sebuah lapak makanan dengan tenda biru tampak melayani pembeli, Senin 22 Desember 2025.

Lapak bernama Bakulan Emak ini menawarkan berbagai pilihan makanan dan minuman dengan harga terjangkau yakni Rp10 ribu per porsi.

Deretan menu tersusun rapi di atas meja, mulai dari kue dan buah-buahan, minuman, hingga aneka menu nasi seperti nasi goreng, rice bowl, dan nasi kuning disiapkan untuk warga sekitar.

Pemilik Bakulan Emak, Yulianti, mengatakan lapak tersebut mulai berjualan sejak 6 Oktober 2025 lalu.

“Di sini jualannya macam-macam, total sekitar 130 menu. Ada kue, cemilan, minuman, nasi goreng, rice bowl, nasi kuning, banyak,” ujarnya saat diwawancarai tribunpontianak.co.id.

Menurut Yulianti, konsep harga Rp10 ribu dipilih agar terjangkau oleh berbagai kalangan khususnya anak-anak sekolah dan para pekerja.

• Hadir di Ayani Megamall Pontianak, TIGGO 8 CSH Comfort Siap Menemani Perjalanan Akhir Tahun

“Sekarang banyak anak sekolah dan orang kerja cari makanan yang lengkap tapi murah. Jadi tujuan buka lapak ini supaya orang-orang yang lewat bisa langsung dapat makanan, tidak perlu cari jauh-jauh,” katanya.

Bakulan Emak buka dari pukul 05.30 WIB hingga dagangan habis.

Yulianti mengungkapkan, ide membuka lapak ini berawal dari kumpulan ibu rumah tangga di lingkungan tempat tinggalnya.

“Awalnya dari kumpulan emak-emak. Kita di rumah pengen berpenghasilan. Terus lihat di TikTok ada yang jualan Rp10 ribu di daerah Jawa, akhirnya coba kita buat di sini,” jelasnya.

Pada awal berjualan, Bakulan Emak hanya dikelola oleh tiga orang dengan jumlah menu sekitar 39 item. Namun jumlah tersebut terus bertambah.

“Awalnya cuma bertiga, menunya sekitar 39. Setelah beberapa hari naik jadi 50, 60 menu. Hari ketujuh langsung jadi 100 menu. Pelan-pelan nambah sampai sekarang jadi 130 menu,” ungkapnya.

Saat ini, Bakulan Emak bekerja sama dengan sejumlah ibu rumah tangga yang menitipkan dagangannya.

“Ini semua titipan emak-emak. Jadi Bakulan Emak memang untuk emak-emak yang mau berpenghasilan,” tuturnya.

Ia menambahkan, omset penjualan Bakulan Emak dalam sehari bisa mencapai lebih dari Rp450 ribu. 

“Alhamdulillah sangat membantu. Harapannya ke depan Bakulan Emak makin maju, makin laris, dan makin bisa membantu emak-emak lainnya,” pungkasnya. (*)

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Baca Lebih Lanjut
Jelang Perayaan Tahun Baru, Hotel di Pontianak Mulai Diburu
Satu Rumah di Jalan Beringin Pontianak Terbakar, Petugas Pemadam Sempat Alami Kendala
Pria di Blitar Ditemukan Tewas di Kabin Ekskavator di Area Proyek Pembangunan Gudang Jalan Mahakam
Dalang Pencurian di Pontianak Barat Diringkus Polisi, Embat HP, Emas hingga BPKB Mobil
Pemuda 21 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Lakukan Serangkaian Aksi Pencurian di Pontianak Barat
Diduga Curi HP Tertinggal di Motor, Dua Pria Diamankan Tim Spartan Polsek Pontianak Barat
Pemuda di Pontianak Jadi Otak Pencurian Emas, BPKB Mobil hingga Tabung Gas 3 Kg
Akses Masih Lumpuh, Petani Bener Meriah Ramai-ramai Jalan Kaki untuk Jual Hasil Panen
Dari Gerobak Vespa di Pinggir Jalan, Mas Kopi Hadirkan Budaya Ngopi di Jambi
Tim Spartan Satreskrim Polsek Pontianak Barat Amankan Dua Warga Pelaku Pencurian HP