Laporan Said Kamaruzzaman ! Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Muhammad Riza (35) kini terbaring tak sadarkan diri bersama 2 anaknya di ruang ICU dan PiCU RSUD Meuraxa, Banda Aceh, setelah becak motor yang dikendarainya bertabrakan dengan sebuah mobil Kijang Innova, Selasa malam (16/12/2025).
Istrinya, Salbiah (35) dan 2 anaknya yang lain, masing-masing bernama Muhammad Haikal (11) dan Muhammad Azizi (9) sudah menghembuskan nafas terakhir setelah dirujuk ke RSUDZA.
Ketiganya bahkan sudah dikebumikan di kampung halamannya, Gampong Lameue, Kecamatan Sakti, Pidie, Rabu (12/7/2025).
Baca juga: Kecelakaan Maut di Tamiang Renggut Nyawa Suami, Anak dan Istri Baru Keluar RSUZA
Seperti halnya Riza, kedua anak lainnya juga sedang mendapatkan perawatan intensif di RSUD Meuraxa, Banda Aceh.
Si bungsu, Nur Maulida Natasya (3 tahun) dan Hijratul Khaira (13 tahun), masih terbaring tak sadarkan diri di ruang PICU RSUD Meuraxa.
Saat dikunjungi Serambi, Rabu sore, selang ventilator terpasang di mulut Hijratul Khaira, kakinya patah.
Seorang petugas di ruang PICU menyebut, Hijratul dan adiknya, juga sang ayah, diantar seseorang pada Rabu malam ke RSUD Meuraxa.
“Tadi yang paling kecil umur 3 tahun itu sempat memanggil-manggil ayahnya. Sekarang sedang ditangani dokter di ruang operasi,” kata seorang petugas kepada Serambi.
Baca juga: 2 Tewas, 5 Luka-luka, Mobil Pengangkut Bantuan untuk Korban Banjir Kecelakaan di Aceh Timur
Peristiwa naas itu diduga terjadi di jalan Banda Aceh-Medan Kawasan Indrapuri, Aceh Besar, sehabis Magrib, Selasa malam (16/12/2025).
Menurut cerita keluarganya yang menjaganya di ruang PICU dan NICU, Riza sekeluarga sedang melaju becaknya habis Magrib itu dengan tujuan Banda Aceh.
Tiba-tiba sebuah mobil kijang innova bertabrakan dengan becak motor yang dikendarainya.
Riza, istri, dan 4 anaknya pun terpental ke jalan raya.
Sang istri disebut-sebut meninggal di tempat kejadian, sedang 2 orang anaknya sempat dirujuk ke rumah sakit satelit Indrapuri, lalu ke RSUDZA.
Tapi kemudian mengikuti jejak sang ibu, berpulang ke Rahmatullah.
Ketiganya sudah dimakamkan di kampung halamannya Gampong Lameue, Kecamatan Sakti, Pidie, Rabu kemarin.
Baca juga: Usai 3 Meninggal Kecelakaan Maut dalam Sepekan, Warga Sambisirah Gelar Ritual Tolak Bala di Jalan
Idris, seorang saudaranya, mengatakan, Muhammad Riza selama ini memang punya sebuah becak barang, yang kerap dipakai untuk mencari nafkah.
“Sudah beberapa bulan saya tak bertemu dia,” kata Idris, yang bersiaga di ruang PICU untuk menjaga kedua buah hati Muhammad Riza.
Idris berharap pihak yang menabraknya bertanggung jawab.
Secara terpisah, pihak Polres Aceh Besar yang dihubungi Serambi belum bisa menjelaskan peristiwa tersebut.
“Sebentar bang, mohon waktu,” kata Plt Kasi Humas Polres Aceh Besar, Ipda Hendra S, menjawab pesan WhatsApp Serambi, Rabu (17/12/2025) malam.(*)