TRIBUNTRENDS.COM - Tak ketinggalan dengan Livin Mandiri dan BRImo, BCA mobile juga membuat tren wrapped 2025.
Tren wrapped mulai ikut diramaikan oleh banyak aplikasi bank, untuk merekap pengeluaran satu tahun para nasabah penggunanya.
Wrapped BCA Mobile 2025 menjadi tren di kalangan pengguna MyBCA.
Fitur yang sedang viral ini menampilkan rangkuman total pengeluaran selama beberapa bulan terakhir melalui aplikasi mobile banking tersebut.
Baca juga: 2 Jalur Resmi dan Cara Cek PIP 2025 Tahap 3, Siapkan Data Penting, Berikut Solusi Jika Lupa NISN
Fenomena ini ramai dibicarakan di media sosial TikTok.
Dalam video-video yang beredar mereka membagikan tampilan Wrapped BCA Mobile 2025.
Tampilan ini memperlihatkan total pengeluaran di MyBCA mencapai lebih dari puluhan juta rupiah.
Hal ini membuat rasa penasaran warganet lainnya, berapa kira-kira pengeluaran dan pemasukan mereka dalam satu tahun.
Bagi pengguna yang ingin ikut mencoba tren Wrapped BCA Mobile 2025 yang sedang viral ini, caranya terbilang sangat mudah.
Berikut tutorial lengkap untuk melihat total pengeluaran di aplikasi MyBCA:
Buka aplikasi MyBCA dan login ke akun Anda
Geser atau scroll halaman utama hingga menemukan menu Catatan Finansial
Pilih bulan serta tahun yang ingin dicek, lalu tunggu hingga ringkasan total pengeluaran muncul di layar
Dengan langkah sederhana tersebut, pengguna bisa langsung mengetahui rekap transaksi keuangan mereka dan ikut meramaikan tren Wrapped BCA Mobile 2025 di media sosial.
Akan tetapi, mohon diperhatikan bahwa membagikan data pribadi apalagi menyangkut dengan jumlah uang dapat menimbulkan risiko kejahatan.
Sebabaiknya para pengguna harus lebih bijak untuk membagikan data pribadi di media sosial.
***
(TribunTrends.com/MNL)
Pilih bulan serta tahun yang ingin dicek, lalu tunggu hingga ringkasan total pengeluaran muncul di layarDengan langkah sederhana tersebut, pengguna bisa langsung mengetahui rekap transaksi keuangan mereka dan ikut meramaikan tren Wrapped BCA Mobile 2025 di media sosial.
Akan tetapi, mohon diperhatikan bahwa membagikan data pribadi apalagi menyangkut dengan jumlah uang dapat menimbulkan risiko kejahatan.
Sebabaiknya para pengguna harus lebih bijak untuk membagikan data pribadi di media sosial.
***
(TribunTrends.com/MNL)