SURYA.co.id Surabaya - Persebaya Surabaya memasuki pekan pertandingan dengan tekanan yang tidak kecil. Empat hasil imbang beruntun membuat tim belum merasakan kemenangan dalam beberapa laga terakhir.  

Situasi ini membuat laga melawan Borneo FC pada Sabtu (20/12/2025) di Gelora Bung Tomo menjadi sangat penting.  Persebaya membutuhkan kemenangan untuk mengembalikan kepercayaan diri tim dan meredam kritik suporter.  

Bonek mulai melontarkan suara keras karena performa tim belum menunjukkan peningkatan signifikan. Posisi pelatih kepala yang masih kosong setelah berpisah dengan Eduardo Perez juga menambah dinamika internal.  

Caretaker Uston Nawawi berusaha menjaga stabilitas tim di tengah situasi yang tidak ideal.  
Ia memanfaatkan jeda kompetisi untuk memulihkan kebugaran pemain dan memperbaiki detail permainan.  

Persebaya ingin memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik saat laga berlangsung. Atmosfer GBT diprediksi akan kembali penuh tekanan, namun juga bisa menjadi energi tambahan bagi tim.  

Baca juga: Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Borneo FC, Duel Panas di GBT

Di tengah situasi itu, sosok Rachmat Irianto menjadi salah satu figur yang mencuri perhatian. Rian tampil lugas sebagai bek tengah dalam beberapa laga terakhir.  

Ia melakukan sejumlah penyelamatan penting yang membuatnya mendapat pujian dari Bonek. Tidak sedikit yang menilai gaya bermainnya mirip dengan almarhum ayahnya, Bejo Sugiantoro.  Rian menanggapi penilaian itu dengan rendah hati.  

“Tentu sebagai pemain, komentar positif menjadi motivasi lagi untuk lebih baik di pertandingan selanjutnya,” kata Rian.  

Ia menegaskan tidak ingin terbuai oleh pujian tersebut.  Justru ia merasa harus bekerja lebih keras untuk meningkatkan kemampuan.  

“Karena pertandingan selanjutnya kami gak mudah. Melawan pemuncak klasemen dan home, mau gak mau harus menang,” tegasnya.

Baca juga: Pemuncak Klasemen Terancam, Momen Bangkit Borneo FC Lawan Persebaya

Tekanan Bonek dan Tekad Persebaya untuk Bangkit

Rian menyadari bahwa kritik Bonek bukan tanpa alasan.   Suporter menuntut kemenangan setelah tim terlalu sering kehilangan poin.   “Tentu tidak mudah, tapi yang paling penting bagaimana besok kami menang, itu saja,” kata Rian.  

Ia berharap seluruh pemain bisa berjuang maksimal sepanjang pertandingan.  Fokus dan konsentrasi menjadi kunci agar Persebaya tidak kembali kehilangan momentum.  

Rian juga menyinggung tekanan dari suporter yang semakin besar.  “Jadi kalau kami gak mau didemo, gak mau ditekan oleh Bonek Bonita, ya kami harus berikan kemenangan,” ujarnya.  

Persebaya tidak ingin kembali mengecewakan pendukungnya. Tim pelatih pun terus menggenjot latihan untuk memperbaiki organisasi permainan.  

Uston Nawawi menekankan pentingnya disiplin dan efektivitas dalam menyerang maupun bertahan. Ia juga meminta pemain menjaga mentalitas sepanjang laga.  

Baca juga: DAFTAR Harga Tiket Persebaya Surabaya vs Borneo FC Resmi, Pelajar Rp50 Ribu

Persebaya ingin memanfaatkan keuntungan bermain di kandang.  GBT selalu menjadi tempat di mana tim tampil lebih agresif dan percaya diri.  

Namun lawan yang datang kali ini bukan tim sembarangan.  Borneo FC masih berada di puncak klasemen meski sedang mengalami penurunan performa.  

Hal itu membuat laga ini semakin menarik untuk disaksikan.  Persebaya harus tampil sempurna jika ingin meraih tiga poin.  Kemenangan akan menjadi titik balik penting bagi perjalanan tim musim ini.  

Rian dan rekan-rekannya memahami betul urgensi tersebut.  

Borneo FC datang ke Surabaya dengan kondisi yang tidak sepenuhnya ideal. Pesut Etam baru saja menelan dua kekalahan beruntun.  

Hasil itu memutus laju kemenangan mereka yang sebelumnya mencapai 11 laga beruntun.  
Kekalahan dari Bali United dan Persib Bandung membuat posisi mereka di puncak klasemen terancam.  

Persija Jakarta dan Persib kini semakin mendekat dengan selisih poin tipis.  Situasi ini membuat Borneo FC harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan posisi.  

Jeda kompetisi dimanfaatkan tim pelatih untuk melakukan evaluasi menyeluruh.  
Salah satu pemain kunci mereka, Fajar Fathurrahman, menegaskan pentingnya menjaga konsistensi.  

“Setiap tahun pasti ada situasi seperti ini. Tapi Borneo tetaplah Borneo. Dari tahun kemarin juga kami bermain bagus dan intinya tetap konsisten saja,” ujar Fajar.  

Ia menilai kekalahan tidak boleh dijadikan alasan untuk menurunkan semangat.  
“Kekalahan ini akan kami evaluasi. Memang saat ini kondisi tim juga tidak sepenuhnya ideal karena ada beberapa pemain yang sakit dan mengalami cedera,” ungkapnya.  

Meski begitu, Fajar menolak menjadikan kondisi tersebut sebagai alasan.  

“Namun itu tidak bisa dijadikan alasan. Kami akan tetap bermain sesuai instruksi pelatih. Ke depan, pokoknya kami akan bikin yang terbaik dan berusaha meraih kemenangan,” tegasnya.  

Dengan kondisi kedua tim yang sama-sama berada dalam tekanan, laga ini diprediksi berlangsung ketat.  

Persebaya memiliki keuntungan bermain di kandang dengan dukungan penuh Bonek.  
Sementara Borneo FC datang dengan motivasi besar untuk bangkit.  

Kedua tim memiliki karakter permainan yang agresif dan cepat.  Persebaya diprediksi akan tampil lebih berhati-hati di awal laga.  

Sementara Borneo FC akan mencoba menguasai bola sejak menit pertama.  Jika Persebaya mampu menjaga fokus dan memanfaatkan peluang, kemenangan bukan hal mustahil.  

Laga ini berpotensi berakhir dengan skor tipis, mengingat kedua tim sama-sama membutuhkan poin.  

 

Baca Lebih Lanjut
Bonek Sebut Jiwa Kepemimpinan makin Matang di Persebaya, Rachmat Irianto Mengaku Tak Terbuai Pujian
Irwan sy
Bruno dan Rian Hadiri Pembukaan Persebaya Store Royal Plaza Surabaya, Ada Banyak Promo!
Dwi Prastika
Bonek Sambut Meriah Persebaya Store Royal Plaza, Resmi Dibuka Banyak Diskon
Wiwit Purwanto
Persebaya Store Royal Plaza Resmi Dibuka, Bonek Antre dan Bertemu Bruno Moreira dan Rachmat Irianto
Cak Sur
Tanggapan Bonek Soal Persebaya Dijatuhi Denda Rp250 juta usai Lawan Arema: Aneh
Samsul Arifin
Dengarkan Keluh Kesah Bonek: 6 Bintang Persebaya Surabaya Didesak Out Paruh Musim, 1 di Luar Dugaan
Adisaputro
Sosok Rp2,61 M Comeback ke Persebaya, Bonek Mania Beri Komentar di Luar Dugaan & Singgung Ini
Promo Gila-gilaan Persebaya Store Royal Plaza: Diskon, Meet and Greet, Tiket Murah
Taufiq Rochman
Persebaya Surabaya Didenda Rp 250 Juta oleh Komdis PSSI, Uston Nawawi Minta Bonek Lebih Dewasa
Cak Sur
Bruno Moreira Hadiri Pembukaan Persebaya Store Royal Plaza Surabaya, Mengaku Senang dan Bangga
Cak Sur