TRIBUNJATIM.COM - Tengah viral di media sosial video pria ancam bunuh satu keluarganya di Bogor, Jawa Barat.

Peristiwa ini disebut terjadi di Desa Pasir Erih, Kecamatan Taman Sari, Kabupaten Bogor.

Perekamnya adalah wanita yang merupakan istri dari pria yang bernama Muhammad Jaelani.

Usai melihat video anak istri serta sang ibu diancam bakal dibunuh, Jaelani tak tinggal diam.

Kini, fakta di balik video itu pun terungkap.

Belakangan terkuak bahwa pria yang mengamuk itu adalah kakak dari Jaelani.

Gusar mengetahui anak istrinya terancam dibunuh sang kakak, Jaelani pun memviralkan video tersebut guna meminta pertolongan netizen.

Dalam video terlihat pelaku pengancaman mengamuk tak terkendali.

Dengan wajah garang dan mata melotot, pria tersebut memukul pintu lalu menunjuk-nunjuk istri Jaelani.

Sementara anak Jaenali yang masih kecil terlihat histeris mendengar pertengkaran tersebut.

"Videoin aja, nendang, nendang, KDRT," kata istri Jaelani di video.

"Lu cerai aja lu cerai," kata pelaku.

"Udah dong," imbuh ibu Jaelani, melansir dari TribunBogor.

Makin kesal karena direkam istri Jaelani, emosi pelaku semakin memuncak.

Hingga akhirnya pelaku mengancam bakal menghabisi nyawa istri Jaelani sekeluarga.

"Gue bunuh lo," ancam pelaku.

"Silahkan bunuh berdua," tantang istri Jaelani.

"Kalau bukan adek ipar gue matiin lo, orang gila lo," kata pelaku.

Klarifikasi Muhammad Jaelani

Muhammad Jaelani mengurai klarifikasi setelah video ini viral di media sosial.

Jaelani tak menampik kalau anak istri serta sang ibu sempat terancam bakal dibunuh oleh kakaknya.

Karenanya Jaelani sempat cemas usai mendapat kiriman video dari sang istri.

Jaelani akhirnya mengirimkan video tersebut hingga akhirnya viral di media sosial.

Tak disangka, usai videonya viral, Jaelani pun mendapat pertolongan dari aparat setempat serta Dinas Sosial Kabupaten Bogor.

"Saya Muhammad Jaelani yang memosting video perihal kekerasan terhadap abang saya ke istri saya. Saya mau klarifikasi tentang video yang sudah tersebar luas dan sekarang viral. Saya mau mengucapkan terima kasih kepada Polsek Tamansari sudah merespon dengan baik, dibantu Dinas Sosial Kabupaten Bogor," ungkap Jaelani, Minggu (7/12/2025).

Sempat was-was, Jaelani lega kini bisa kembali ke Bogor untuk bertemu anak istri serta sang ibu.

Terkait kondisi anak, istri, dan ibunya, Jaelani bersyukur.

"Sekarang saya sudah pulang ke Bogor, sudah dibantu Polsek Tamansari Bogor dan Dinsos Kabupaten Bogor. Istri dan anak saya semuanya alhamdulillah baik-baik saja," imbuh Jaelani.

Adapun permasalahannya dengan sang kakak diakui Jaenali telah selesai.

Ungkap kondisi sang kakak yang mengidap ODGJ atau Orang Dalam Gangguan Jiwa, Jaelani menyebut kakaknya itu sudah ditangani dokter spesialis kejiwaan.

Karenanya kini kondisi sang kakak yang sempat mengamuk pun lebih tenang.

"Saat ini yg bersangkutan sudah diatasi dan diberikan fasilitas pengobatan oleh dokter spesialis gangguan kejiwaan dan telah diberikan obat," ujar Jaelani.

Tak lagi mengamuk, kakak Jaelani sekarang sudah bisa mengontrol emosinya.

Hal itu karena pengaruh obat yang diminum kakak Jaelani.

"Saat ini kondisi yg bersangkutan membaik, tingkat emosionalnya bisa dikata kan jauh dari sebelumnya, sebelum diberikan obat," ucap Jaelani.

Terkait dengan video viral yang terlanjur tersebar soal sang kakak mengamuk, Jaelani mengurai permintaan.

Yakni agar publik tak lagi menyebarkannya dan menghapus video tersebut.

Kasus Lain

Seorang pria lanjut usia (lansia) berinisial AR (94) warga Desa Sumberejo, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang tewas diduga jadi korban pembunuhan, Minggu (7/12/2025).

Pelakunya diduga merupakan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) asal Kediri.

KBO Satreskrim Polres Malang, Ipda Dicka Ermantara mengatakan korban diduga dianiaya dengan benda tumpul oleh pelaku, hingga mengalami luka lebam di bagian kepalanya.

"Kemungkinan korban mengalami luka dalam hingga menyebabkan meninggal dunia," jelasnya.

Sejauh ini, pelaku belum diketahui identitasnya. Namun, Dicka memastikan bahwa terduga pelaku sudah diamankan.

"Kami tengah melakukan penyelidikan ke keluarga pelaku. Pelaku diduga ODGJ asal Kediri," bebernya.

Saat ini, Dicka menyebut ada 4 orang yang diperiksa dalam pekara tersebut, meliputi saksi-saksi yang mengetahui kejadian itu sekaligus keluarga korban.

"Berdasarkan pemeriksaan sementara, terduga pelaku memang sudah mondar-mandir di sekitar rumah korban," tuturnya.

"Jadi persisnya motifnya apa, saat ini masih kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut," imbuhnya.

Baca Lebih Lanjut
Masih Berduka, Richa Iskak Tolak Bahas Sosok Rambut Biru Viral yang 'Nimbrung' di Pemakaman Suami
Ulfa Lutfia Hidayati
Sosok Subekan Sopir Taksi Online Tewas di Bawah Jembatan, Jadi Korban Begal Sadis
Khistian Tauqid
Kondisi Kang Mus Epy Kusnandar Sebelum Meninggal, Sempat Jatuh dari Tempat Tidur
Taufik ismail
Kakak Gugat Adik di Cirebon, Hakim Ketuk Palu: Direktur PT Carmella Gustavindo Wajib Bayar Rp2,2 M!
Dwi Yansetyo Nugroho
Paul Pogba dan Badai yang Telah Berlalu
Detik
Tragedi Es Krim Rp 56 Ribu, Remaja Ini Bunuh Diri usai Foto CCTV Viral
Detik
Sosok Sutrisno Ayah Pratama Arhan di Mata SSB Putra Mustika Blora
Rival al manaf
Melia ke Batam Cari Keadilan untuk Adiknya, Ceritakan Perjuangan Dwi Putri Sebelum Tewas
Mairi Nandarson
Kondisi Scoopy Warga Bengkong Usai Sehari Dibawa Kabur Maling: Spion dan Plat Tak Ada Lagi
Dewi Haryati
Ayah Pratama Arhan Meninggal Dunia, Terungkap Sosok Sutrisno yang Sederhana, Rela Kerja Serabutan Demi Karier sang Putra
Devi Agustiana