Desa Suak Timah Aceh Barat Bakal Gelar Festival Nipah, Hadirkan Ragam Atraksi, Catat Tanggalnya

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Masyarakat Gampok Suak Timah, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat bakal menggelar Festival Nipah.

Adapun festival tersebut akan digelar pada 28-30 November 2025 di Gampong Suak Timah.

Ketua panitia, T Mukhlis mengatakan, Festival Nipah digelar sebagai upaya menghidupkan kembali tradisi, pengetahuan lokal, dan praktik budaya masyarakat yang berakar kuat pada ekosistem rawa nipah. 

“Kegiatan ini lahir dari semangat gotong royong warga Suak Timah, didukung oleh Kementerian Kebudayaan, untuk memperkuat identitas lokal sekaligus memperluas ruang belajar budaya lintas generasi,” ujarnya, Sabtu (15/11/2025).

Ia mengatakan, Festival Nipah diharapkan mampu menjadi titik balik semangat masyarakat dalam merawat dan menghidupkan kembali budaya yang selama ini menjadi identitas bersama. 

“Kami ingin masyarakat bukan hanya menjadi penonton, tetapi kembali menjadi pelaku kebudayaan yang aktif,” ujarnya.

Keuchik Gampong Suak Timah, Afdhal Puteh, menyatakan dukungan penuh terhadap terselenggaranya festival tersebut. 

Ia menilai kegiatan ini memberikan pengalaman berharga bagi masyarakat maupun pengunjung untuk mengenal kembali khazanah kebudayaan yang selama ini terpendam. 

“Festival ini penting karena membuka ruang belajar budaya bagi semua orang dan terbuka untuk umum,” kata Afdhal.

Festival Nipah direncanakan akan dihadiri langsung oleh unsur Kementerian Kebudayaan RI. 

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program nasional yang melibatkan 10 desa terbaik se-Indonesia secara serentak, setelah sebelumnya dipilih dari 152 desa peserta.

Festival ini dirancang melalui beragam kegiatan yang saling terhubung, menghadirkan pengalaman budaya yang lengkap sekaligus edukatif. 

Adapun bentuk kegiatan yang dipersiapkan adalah sebagai berikut:

1. Pawai Budaya

Arak-arakan masyarakat dan peserta didik yang menampilkan simbol-simbol kehidupan rawa nipah melalui busana, atribut tradisional, dan seni pertunjukan sebagai pernyataan identitas dan keberlanjutan budaya.

2. Piasan Suak

Pertunjukan seni tradisi berupa tari, musik, dan teater rakyat yang menjadi media penyampaian pengetahuan, nilai, dan sejarah masyarakat kepada khalayak luas secara estetis dan komunikatif.

3. Rawon Paya Nipah

Kegiatan jelajah budaya menyusuri rawa nipah untuk melihat langsung praktik pemanfaatan nipah dan ekosistem rawa serta menelusuri lokasi bersejarah peristiwa Cang Nipah sebagai memori perjuangan masyarakat.

4. Meusahoe – Meurunoe

Ruang edukasi bagi generasi muda untuk mempelajari keterampilan mengolah nipah menjadi kriya, kuliner, serta alat tradisional, disertai diskusi dengan pelaku budaya dan pengrajin lokal.

5. Kenduri Rakyat

Tradisi syukur masyarakat kepada Sang Pencipta melalui doa bersama dan perjamuan kolektif sebagai bentuk penghormatan atas berkah alam serta penguatan ikatan sosial.

6. Permainan Rakyat

Kegiatan bermain bersama berbagai permainan tradisional seperti patok lele dan geulayang sebagai ruang hiburan sekaligus pelestarian nilai kebersamaan dan memori budaya antargenerasi.

7. Pameran Budaya

Penampilan artefak budaya, alat tangkap tradisional, hasil anyaman nipah, serta dokumentasi aktivitas masyarakat dan sejarah Cang Nipah sebagai sarana edukasi dan apresiasi budaya.

8. Pasar Budaya

Ruang interaksi ekonomi dan budaya yang menghadirkan produk anyaman nipah, kuliner khas, hasil biota air rawa, serta beragam produk tradisional lainnya sebagai penguatan ekonomi lokal berbasis budaya.

(Serambinews.com/Agus Ramadhan)

Bergabunglah Bersama Kami di Saluran WhatsApp SERAMBINEWS.COM 

Baca Lebih Lanjut
Perkuat Branding, Desa Bakaran Wetan Pati Bakal Gelar Festival Berkat Bandeng
Muslimah
BPBD: Banjir rendam dua desa di Aceh Barat
Antaranews
Gubernur Aceh ucapkan selamat atas gelar kehormatan Mendagri
Antaranews
Taklukkan PSM FC, Putra Satifa Cot Kuta Juara Turnamen Sepak Bola HUT Pemuda Suak Bilie Nagan Raya
Mursal Ismail
Prakiraan Cuaca Banda Aceh Senin, 10 November 2025, Barat-Selatan hingga Timur Aceh Potensi Hujan
Eddy Fitriadi
Mantap! MKKS SMP Aceh Besar Gelar Studi Tiru ke SMK Putrajaya Malaysia
Saifullah
Tiga desa dikepung banjir, warga Aceh Tamiang naik rakit batang pisang
Antaranews
Pengprov FOPI Aceh Siap Gelar Pra PORA 2025, Catat Jadwal dan Lokasinya
Saifullah
Melihat Keunikan Empee Trieng, Desa Pembuat Kue Khas Aceh di Darul Imarah
Ansari Hasyim
Bupati Aceh Timur Al-Farlaky Buka Gembok Kaki ODGJ yang Dipasung Untuk Diobati
Muhammad Hadi