Ringkasan Berita:
  • Hamish Daud kini digugat cerai Raisa Andriana sang istri
  • Dia pernah mengungkap tabiat asli Raisa ketika marah
  • Terungkap cara Raisa melampiaskan amarahnya

BANJARMASINPOST.CO.ID -  Kini mau cerai, tabiat asli penyanyi Raisa Andriana dibongkar aktor Hamish Daud.

Terungkap tindakan Raisa kala melampiaskan amarahnya ketika sedang berantem dengan Hamish Daud.

Memang, rumah tangga Raisa dan Hamish Daud kini di ujung cerai. 

Namun di masa lalu, Hamish Daud ternyata pernah membongkar tabiat asli Raisa.

Yakni dimana Yaya panggilan akrab Raisa disebut Hamish Daud tak emosi atau sampai berteriak tatkala marah. Sifat asli Raisa itu bahkan diungkap Hamish Daud diduga saat keduanya sedang diwawancara secara zoom atau online.

"Tapi kalau si Yaya lagi marah, dia gak kayak teriak atau emosi. Dia cuman kayak kurang kelihatan aja sih," ujar Hamish Daud dikutip Grid.ID dari postingan Instagram @storymellow, Senin (10/11/2025).

"Bisa-bisa kayak just more loving, and jadi ya gitu aja sih," imbuh Hamish Daud.

Tak berhenti sampai di situ, Hamish Daud juga membeberkan dirinya dan Raisa tak pernah berteriak atau melakukan hal agresif. Bahkan saat merasa dirinya salah, Hamish sudah menyadarinya.

"Kita di rumah ini gak pernah teriak atau agresif. Aku tahu kalau aku salah aku tahu. Kalau aku salah, dan dia lagi marah, aku tahu," ujar Hamish Daud.

Ayah satu orang anak itu juga membeberkan saat marah pun Raisa tak pernah memperlihatkan wajah masam. 

Dan biasanya memilih melampiaskan amarahnya dengan menyendiri tanpa harus melakukan hal-hal agresif atau berteriak.

"Tapi dia nggak ada muka asem. Dia kayak pengen sendiri, dia gak mau masak, atau dia kayak udah di kamar baca sendiri," beber Hamish.

"Aku kayak ohh what did I do? I did something?" imbuh Hamish Daud.

Dan saat ditanya siapa yang akan minta maaf duluan saat ada yang berbuat salah, Raisa langsung menimpali.

"Ya, tergantung siapa yang salah," tandas Raisa.

Sementara itu, sebelum ungkap asli sifat Raisa, Hamish Daud juga mengatakan kini ia dan Yaya masih berhubungan baik meski sempat mencuat rumor dirinya berselingkuh.

"Maksudnya kita damai dan kita baik-baik saja hubungan kita. Dan ya udah kita move on," ujar Hamish dikutip Grid.ID dari YouTube Reyben Entertainment.

Terakhir, Hamish juga tak memungkiri dirinya sulit mengklarifikasi karena fitnah soal dirinya sudah terlanjur viral. Itulah sebabnya, ayah satu anak itu memohon kepada awak media untuk membantu meluruskan.

"Ya susah untuk difitnah yang sudah viral ya. Tapi sekarang saya bikin statement, mudah-mudahan teman-teman wartawan bisa bantu lurusin nama baik saya.

Sekarang saya cuma pengin jadi bapak yang baik, co-parenting yang baik, dan bisa kerja yang lancar ke depannya," tandasnya. 

CURHAT - Curhat Hamish Daud baru kelar jalani operasi langsung dihantam isu selingkuh, ungkap kondisi hubungannya dengan Raisa. (Hamish Daud saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan pada Kamis (6/11/2025).
CURHAT - Curhat Hamish Daud baru kelar jalani operasi langsung dihantam isu selingkuh, ungkap kondisi hubungannya dengan Raisa. (Hamish Daud saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan pada Kamis (6/11/2025). (Grid.ID / Christine Tesalonika)

Agar Anak Tidak Terabaikan

Nasib anak secara lahir dan batin setelah kedua orang tuanya bercerai tidak boleh diabaikan.

Apalagi, jika anak belum cukup dewasa, belum mampu mencari nafkah sendiri, dan masih memerlukan bimbingan orangtua.

Perceraian memang dapat dialami pasangan mana pun, tetapi jangan sampai sang buah hati menjadi korban keretakan rumah tangga.

Orangtua yang bercerai sebaiknya memikirkan dan memutuskan pola pengasuhan yang terbaik anaknya.

Tujuannya, supaya sang buah hati tidak kehilangan figur dan kasih sayang orangtua selama masa tumbuh kembang.

Salah satu cara yang dapat dilakukan orangtua yang sudah bercerai adalah menyusun parallel parenting.

Singkatnya, metode pengasuhan anak ini akan meminimalkan interaksi pasangan yang sudah bercerai namun mereka tetap bisa mengasuh anaknya.

Parallel parenting memungkinkan anak diasuh secara bergantian oleh ayah atau ibunya yang telah bercerai, dengan jadwal yang disepakati.

“Parallel parenting memungkinkan orangtua untuk menghabiskan waktu bersama dan merawat anak-anaknya secara mandiri,” jelas Joleena Louis, Esq., seorang pengacara di New York City yang berfokus pada masalah hukum keluarga.

“Struktur pengasuhan ini membantu meminimalkan komunikasi antara orangtua dan upaya untuk melindungi anak-anak dari konflik di antara mereka.”

Sementara itu, parallel parenting juga memberi kebebasan bagi orangtua untuk tidak bekerja sama atau mendapatkan persetujuan orang lain.

Hal tersebut dikatakan oleh B. Robert Farzad, partner di kantor Pengacara Hukum Keluarga Farzad & Ochoa, LLP.

"Ini bukan pola asuh tanpa kontak, yang akan menjadi ekstrem yang tidak biasa," kata Farzad.

“Kontak hanya diminimalkan hanya pada situasi serius atau masalah yang berdampak signifikan dalam kehidupan anak, seperti pendidikan, kesehatan, dan keselamatan mereka."

Louis menambahkan, jika memerlukan komunikasi, hal ini bisa dilakukan melalui pesan singkat, email, atau aplikasi.

Parallel parenting dan co-parenting

Tingkat komunikasi menjadi pembeda antara parallel parenting dan co-parenting yang diadopsi setelah perceraian secara damai.

“Co-parenting menekankan pada kerja sama dan berkomunikasi secara teratur agar orangtua bersama-sama memenuhi kebutuhan anak,” jelas Louis.

Kerja sama antarorangtua pada co-parenting tidak ada dalam parallel parenting.

“Co-parenting dan sebagian besar model lainnya bergantung pada komunikasi dan kolaborasi yang efektif. Parallel parenting meminimalkan itu.”

Pada parallel parenting, anak memiliki kesempatan untuk menghabiskan waktu bersama kedua orangtua dengan meminimalkan kemungkinan konflik rumah tangga.

Kapan memilih parallel parenting

Sifat hubungan antara orangtua menentukan model parallel parenting yang sesuai.

“Kami merekomendasikan parallel parenting untuk orangtua yang memiliki konflik satu sama lain dan ada risiko salah satu atau kedua orangtua akan menunjukkan konflik ke anak,” kata Farzad.

Tetapi jika konflik ini meluas atau ditujukan kepada anak-anak maka rencana ini dapat berubah.

“Ini mengasumsikan satu orangtua tidak melakukan kekerasan fisik atau emosional terhadap anak,” kata Farzad.

“Jika salah satu orangtua melakukan kekerasan fisik atau emosional terhadap anak, bahkan parallel parenting tidak sesuai," sambungnya.

"Orangtua yang tidak melakukan kekerasan harus memiliki hak asuh tunggal atau utama -termasuk pengambilan keputusan- tergantung pada sifat dan tingkat pelecehan," tambah Farzad.

Cara menyusun parallel parenting

Keputusan untuk menjalankan parallel parenting dapat dilakukan saat perceraian terjadi ketika di pengadilan.

Metode pengasuhan ini disarankan sebagai bagian dari keputusan perceraian atau hak asuh anak jika orangtua tidak dapat melakukan pengasuhan bersama secara tradisional.

Rencana pengasuhan paralel juga dapat dilakukan di kemudian hari jika konfilik antarorangtua semakin tinggi setelah perceraian atau hak asuh diselesaikan.

Dalam menyusun parallel parenting terdapat beberapa hal-hal yang harus diperhatikan, yakni:

Waktu pengasuhan setiap orangtua

Di mana dan bagaimana pertukaran hak asuh ketika anak berpindah dari satu orangtua ke orangtua lainnya

Jadwal liburan dan apa yang harus dilakukan jika tanggal mengasuh bertabrakan

Bagaimana keputusan akan dibuat mengenai sekolah anak, kesehatan, dan lain-lain

Aturan tentang pembatalan dan penjadwalan ulang waktu mengasuh anak

Aturan tentang komunikasi.

“Semakin spesifik rencana parallel parenting berkaitan dengan kesehatan, keselamatan, dan keputusan terkait pendidikan dan waktu pengasuhan khusus setiap orangtua dengan anak, semakin sukses rencana parallel parenting," jelas Farzad.

(Banjarmasinpost.co.id/Grid.id)

 

Baca Lebih Lanjut
Profil Zanzabella, Aktris yang Singgung Isu Perselingkuhan Hamish Daud dengan Sabrina Alatas, Sebut Tabiat Buruk Raisa
Faza Anjainah Ghautsy
Hamish Daud Jaga Hubungan Baik dengan Raisa: Saya Gak Lari dari Tanggung Jawab
KumparanHITS
Hamish Daud Jawab Tuduhan Hamili Sabrina Alatas, Singgung Soal Hubungan Sebenarnya
Nindya Galuh Aprillia
Tebar Senyum Depan Awak Media, Hamish Daud Sebut Sabrina Alatas Cuma Teman dan Bantah Selingkuh, Ini Alasannya
Siti M
Ramai-ramai Bela Raisa Usai Disebut 'Emak-emak Komplek'
Detik
5 Berita Populer: Vadel Badjideh 12 Tahun Penjara; Hamish Daud Sambangi Polres
KumparanHITS
Raisa soroti keviralan di JGTC ke-48, tekankan pentingnya empati
Antaranews
Manggung di JGTC, Raisa Bicara Perpisahan dan Ikhlas lewat Lagu Bila
KumparanHITS
Sindiran Hotman Paris soal Isu Hamish Daud Selingkuh dengan Sabrina Alatas: Ganteng Cuma Sesaat
Ramadhan Aji Prakoso
Raisa Mengaku Jaga Ucapan di Panggung JGTC 2025: Takut Viral
KumparanHITS