Ringkasan Berita:
- Persija Jakarta menang 2-1 atas Arema FC berkat dua gol Eksel Runtukahu, meski sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Valdeci
- Pertandingan Penuh Ketegangan dan Kartu Merah Laga diwarnai duel keras dan hujan deras, dengan total lima kartu merah: dua pemain dan tiga official dari kedua tim diusir wasit
- Arema FC Terpuruk di Kandang Kekalahan ini memperpanjang tren negatif Arema FC dengan empat kekalahan beruntun di kandang musim ini.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rifky Edgar
TRIBUNMADURA.CO, MALANG - Panggung BRI Super League 2025-2026 di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (8/11/2025), menjadi saksi bisu keperkasaan Persija Jakarta yang berhasil mencuri poin penuh dari tuan rumah Arema FC.
Kemenangan tipis 1-2 untuk Macan Kemayoran didalangi oleh aksi gemilang sang pahlawan, Eksel Runtukahu, yang memborong dua gol kemenangan.
Pertandingan ini tidak hanya diwarnai oleh gol, tetapi juga drama sengit.
Kedua tim terpaksa bermain dengan sepuluh pemain menyusul duel keras dan kartu merah yang terjadi di lapangan.
Menjelang akhir pertandingan, wasit kembali mengeluarkan 3 kartu merah.
Dua untuk official persija, dan satu kartu bagi asisten pelatih Arema FC.
Total sang pengadil mengeluarkan 5 kartu merah di bentrokan kedua tim.
Di bawah guyuran hujan deras yang membasahi Kanjuruhan, Arema dan Persija saling bertukar serangan, namun efektivitas Eksel Runtukahu lah yang memastikan tiga poin krusial melayang ke ibu kota.
Laga baru berjalan 12 menit Arema FC sudah unggul 1-0 melalui gol Valdeci.
Memanfaatkan tendangan bebas, gelandang serang Arema FC itu sukses membobol gawang Persija Jakarta.
Gol ini pun sempat mendapatkan protes dari pemain Persija Jakarta.
Kondisi ini pun membuat pertandingan sempat berhenti beberapa menit.
Tertinggal satu gol membuat Persija Jakarta meningkat intensitas serangan.
Anak asuh MaurĂcio Souza ini mengurung pertahanan Arema FC melalui serangkaian serangan yang mereka lakukan.
Seperti upaya Allano pada menit 21 yang masih mampu ditepis oleh penjaga gawang Arema FC Lucas Frigeri.
Praktis, Arema FC hanya mengandalkan serangan balik setelah mendapatkan bola.
Namun hingga 7 menit babak tambahan waktu, skor 1-0 bertahan sementara untuk keunggulan Arema FC di babak pertama.
Memasuki babak kedua, kejutan dilakukan oleh Persija Jakarta.
Hanya dalam waktu tiga menit, anak asuh Mauricio Souza ini mampu mencetak dua gol.
Gol tersebut dicetak semuanya oleh Eksel Timothy melalui sundulan pada menit 48 dan 50.
Skor 1-2 pun membuat Arema FC giliran yang mulai menekan pertahanan Persija Jakarta demi menyamakan kedudukan.
Pelatih Arema FC Marcos Santos memasukkan Paulinho Mocellin menggantikan Valdeci pada menit 58.
Dedik Setiawan dan Dendi Santoso juga dimasukkan untuk mempertajam lini serangan.
Singo Edan hampir mencetak gol pada menit 60 melalui sepakan Johan Alfarizi.
Namun sayang, penjaga gawang Persija Carlos Eduardo mampu menepis tendangan tersebut.
Usaha Arema FC yang ingin menyamakan kedudukan ternodai oleh kartu merah Julian Guevara pada menit 84.
Bermain dengan 10 pemain, Arema FC mencoba asa untuk menyamakan kedudukan.
Mendekati akhir pertandingan, tensi pertandingan semakin panas.
Pada menit 90+2, Persija Jakarta juga bermain dengan 10 pemain usai Jordi Amat diusir oleh wasit.
Bahkan sempat terjadi keributan di bench pemain kedua tim yang membuat laga terpaksa harus berhenti beberapa saat.
Official kedua tim terlibat adu mulut dan memaksa para pemain berlarian ke pinggir lapangan.
Akibat insiden itu, dua official tim harus mendapatkan kartu merah dari wasit Yudi Nurcahya.
Sementara asisten pelatih Arema FC Andre Caldas juga harus diusir oleh wasit.
Setelah laga dilanjutkan, skor 1-2 pun akhirnya berakhir untuk kemenangan Persija Jakarta atas tuan rumah Arema FC.
Kekalahan ini membuat Arema FC mengalami empat kekalahan beruntun di kandang pada musim ini.