TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Seorang anggota Korps Brigade Mobil (Brimob) Polda Jawa Tengah diduga melakukan tindakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Terduga pelaku melakukan tindakan tersebut karena ketahuan telah berselingkuh dengan sejumlah wanita.

Tudingan tersebut disampaikan oleh akun Tiktok @claireoala.

Akun tersebut memposting 24 foto yang menampilkan dirinya mengalami luka memar di bagian tangan,kaki dan wajah.

Tampak pula, korban alami perdarahan pada bagian tangan.

Selain itu, postingan memperlihatkan sebuah rumah yang berantakan baik di ruang tamu dan kamar.

Sejumlah perabotan rumah rusak  seperti lemari, meja dan kursi.

Tak hanya perabotan, mobil hitam yang terparkir di depan rumah turut rusak.

Pemilik akun menarasikan postingan berupa  @braadtya anggotanya kaya gini gimana nih pak.

@PoldaJateng_Official @Bidpropam Polda Jateng @RESMOB.POLDA.JATENG.

Akun-akun yang ditandai oleh korban yakni akun terduga pelaku maupun akun resmi kepolisian.

Postingan tersebut sudah disukai lebih 20,7 ribu dibagikan 523 akun saat Tribun mengaksesnya pada Sabtu (1/11/2025) sore.

Postingan itu juga dibanjiri ratusan komentar di antaranya dari akun resmi Tiktok Bidpropam Polda Jateng @bidpropam.polda.j

"Selamat pagi, sobat propam, terima kasih atas informasinya kemudian akan segera kami tindaklanjuti," tulis akun tersebut yang dinukil Tribun.

Informasi yang dihimpun Tribun, korban dengan terduga pelaku merupakan pasangan suami-istri. Mereka telah menikah sejak Januari 2023.

Terduga pelaku merupakan anggota Brimob Polda Jateng.

Sejak awal pernikahan, korban sudah mendapatkan dugaan tindakan  KDRT. Namun, kasus itu sempat didamaikan oleh atasan terduga pelaku.

Pemicu pertengkaran antara korban dan terduga pelaku adalah dugaan kasus perselingkuhan.

Korban mencurigai terduga pelaku melakukan perselingkuhan dengan sejumlah wanita. 

Kuasa Hukum Korban, Julio B Harianja membenarkan atas postingan tersebut.

"Iya benar postingan korban tersebut. Terduga pelaku merupakan anggota Brimob Polda Jateng," kata Julio kepada Tribun.

Ia bersama korban berinisial C kini sedang berupaya mencari keadilan kepada korban, dan sudah melaporkan kepada Kabid propam.

"Korban juga sudah melakukan visum di Rumah Sakit Bhayangkara pada 19 September 2025 lalu," ungkapnya.

Sementara Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto menyebut masih melakukan pemeriksaan terhadap informasi tersebut.

"Saya cek terlebih dahulu," katanya. (Iwn)

Sementara Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto menyebut masih melakukan pemeriksaan terhadap informasi tersebut.

"Saya cek terlebih dahulu," katanya. (Iwn)

Baca Lebih Lanjut
Polisi Jelaskan Alasan Penembakan Pria Disebut ODGJ di OKU
Urban Id
Kronologi Kecelakaan Polisi Mabuk Tabrak Gadis Hingga Kritis, Baru Keluar Diskotik
Rival al manaf
Julia Prastini Minta Maaf ke Daehoon dan Anak-anak Usai Rumor Selingkuh Viral
KumparanHITS
ODGJ Pelaku Perusakan Pos Polisi Ditembak Mati saat Penangkapan, Keluarga: Tidak Manusiawi
M Syofri Kurniawan
Jaga Higienitas, Dapur SPPG Polda Sumsel Lakukan Pengawasan Ketat
Urban Id
Pernah Selingkuh, Rendy Kjaernett Ngaku Masih Sering Dapat DM Cewek, Begini Reaksi Lady Nayoan
Okki Margaretha
Kaops Damai Cartenz: KKB diduga lakukan penembakan di Dekai
Antaranews
Polda Metro Jaya ajak pengemudi ojol jadi "mata dan telinga" polisi
Antaranews
Janda Perwira Polisi di Batang Tagih Keadilan Penipuan Cek Kosong, Aisyah: Pelaku Harus Dihukum
Deni setiawan
Polisi Selidiki Kasus Siswi MTs di Sukabumi Gantung Diri Diduga Akibat Bullying
KumparanNEWS