BATAM, TRIBUNBATAM.id - Korban kecelakaan maut di Batam, persisnya di Jalan Tenggiri, Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, Senin (13/10/2025) pagi, dievakuasi ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK) Batam di Kampung Seraya, Lubuk Baja.
Serniwati Lafau terlibat lakalantas di Batam bersama rekannya berinisial A, saat perjalanan pulang bekerja.
Wanita 23 tahun itu meninggal dunia di lokasi, setelah mengalami luka yang cukup fatal pada bagian kepala.
Luka bagian kepala atas sebelah kanan cukup serius, hingga menyebabkannya banyak kehilangan darah.
Sekira pukul 13:00 WIB, pantauan Tribunbatam.id di kamar instalasi pemulasaran jenazah, kerabat dan rekan pekerja PT Allianz Solar ini tampak mendampingi.
Mereka menunggu dengan wajah serius dan sebagian tampak meneteskan air mata, menangis tak kuasa menahan air mata.
Perantau dari Kecamatan Bawolato, Kabupaten Nias itu diketahui tinggal di sebuah kos. Saat kecelakaan, ia saat itu tengah perjalanan pulang kerja karena masuk shift malam.
"Kami tadi dapat informasi pukul 10:00 WIB. Awalnya masih berada di IGD dulu, karena belum ada keluarga kan. Nah ini tadi sepupunya datang dan mungkin mengurus administrasi awal," kata seorang kerabat korban.
Jenazah korban masih berada di rumah sakit untuk penangan lebih lanjut hingga Senin sore.
Kerabat korban juga tengah menunggu tindak lanjut untuk pemulangan jenazah, sebab waktu kecelakaan masih masuk waktu jam pulang kerja.
"Dia itu baru pulang kerja. Masuk shift malam, mau pulang ke kosan dia.
Hingga saat ini pihak perusahaan belum ada yang mendatangi RS Budi Kemuliaan untuk tindak lanjut jenazah.
Dari informasi yang diterima, rencananya, jenazah wanita yang akrab disapa Serni ini akan dipulangkan ke kampung halamannya, Selasa (14/10/2025) besok.
Informasi sementara, kecelakaan di Batam yang merenggut nyawa Serni ini melibatkan tiga kendaraan, yakni sebuah lori, mobil Toyota Avanza Veloz, dan motor Honda Vario.
Seorang wanita korban kecelakaan di Batam menangis histeris setelah melihat langsung kondisi rekannya, yang tidak sadarkan diri di samping kanannya.
Darah terlihat keluar dari hidung rekan wanita itu, dengan posisi kepala berada dekat dengan ban belakang sebelah kanan Toyota Avanza Veloz.
Sambil menangis histeris, wanita itu tampak masih dalam kondisi lemah.
Ia tampak dipapah oleh seorang pria berkemeja pendek yang kebetulan melintasi jalan itu.
"Pak, itu, pak," ucap wanita itu sambil menangis histeris meminta orang yang masih tergeletak di aspal itu untuk segera ditolong dalam video yang diterima TribunBatam.id, Senin (13/10/2025).
(Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)
Sambil menangis histeris, wanita itu tampak masih dalam kondisi lemah.
Ia tampak dipapah oleh seorang pria berkemeja pendek yang kebetulan melintasi jalan itu.
"Pak, itu, pak," ucap wanita itu sambil menangis histeris meminta orang yang masih tergeletak di aspal itu untuk segera ditolong dalam video yang diterima TribunBatam.id, Senin (13/10/2025).
(Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)