TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Peristiwa mengejutkan dialami seorang warga di Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar.

Seekor ular kobra berbisa masuk ke dalam motornya.

Keberadaan ular diketahui saat sang pemilik motor sedang melaju di jalan.

Kasi PP Damkar Satpol-PP Karanganyar, Efan R Pratama, mengungkapkan bahwa insiden tersebut terjadi pada Rabu (1/10/2025) pukul 13.37 WIB.

20251001_seekor ular kobra berbisa
EVAKUASI ULAR - Proses evakuasi ular dari sepeda motor di Kerjo, Karanganyar, Rabu (1/9/2025). Seorang warga di Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar, mengalami peristiwa mengejutkan saat seekor ular kobra berbisa masuk ke dalam motornya.
(TRIBUN SOLO/ISTIMEWA)

“Kami mendapatkan laporan ular berbisa masuk motor di Dusun Bulak, Desa Kwadungan, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar,” ujarnya.

Motor tersebut diketahui milik Dwi Sumarni (48).

Menurut keterangan Dwi, ular muncul di bagian dasbor saat ia dalam perjalanan pulang dari Karanganyar menuju Kerjo.

Kaget setengah mati, ia segera menghentikan kendaraannya di tepi jalan wilayah Bromo dan menghubungi petugas untuk meminta bantuan evakuasi.

Efan menjelaskan bahwa ular yang masuk ke motor adalah jenis kobra, yang dikenal memiliki bisa mematikan.

Proses evakuasi pun dilakukan dengan sangat hati-hati.

“Kami berhasil amankan ular kobra yang berukuran 30 sentimeter menggunakan grab stick,” ungkapnya.

Petugas mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa kendaraan sebelum digunakan guna menghindari kejadian serupa.

Insiden ular kobra masuk ke dalam motor sempat menghebohkan warga Karanganyar.

Kejadian tersebut menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya dari hewan liar, terutama saat berkendara. 

Ular kobra dikenal memiliki bisa yang mematikan, sehingga pencegahan menjadi langkah utama yang harus dilakukan.

Hindari memarkir kendaraan di area yang gelap, lembap, atau dekat semak-semak dan tumpukan barang.

Tempat seperti itu bisa menjadi habitat alami ular.

Pilih lokasi parkir yang terang dan bersih dari sampah atau dedaunan.

Biasakan untuk mengecek bagian kolong, dasbor, dan sela-sela motor sebelum menyalakan mesin.

Jika menemukan tanda-tanda keberadaan ular, segera hubungi petugas yang berwenang dan jangan mencoba menangani sendiri.

Peristiwa serupa terjadi pada Selasa (11/2/2025) pagi.

Seorang pengendara sepeda motor Honda Beat mengalami kecelakaan tunggal di Cikarang, Jawa Barat, gara-gara ular.

Video kejadian tersebut diunggah akun Instagram Urban Cikarang.

Disebutkan, kecelakaan tersebut terjadi karena pengendara motor kaget lantaran keluar ular dari setang motor.

"Pemotor dari arah Cibitung ke arah Cikarang mengendarai motor Beat dan menggunakan seragam perusahaan. Dirinya mengatakan kaget saat mengendarai motor tiba-tiba ular anakan sanca keluar dari sela-sela stang di atas tangannya. Dirinya reflek dan terjatuh."

"Warga yang melintas membantu dan ular sudah di evakuasi warga sekitar. Dear warganet, hati-hati ya dengan kendaraan kalian baik motor atau mobil, di musim seperti ini memang biasanya ular-ular sanca menampakan diri," tulis keterangan video dikutip Kompas.com, Rabu (12/2/2025).

Kasus ular masuk ke sela-selam mesin atau bagian motor dan mobil sebetulnya bukan kasus baru.

Kasus seperti ini sering terjadi terutama saat musim penghujan.

Dokter Hewan Rudal Jetta Bayusalaksa, MSc, dari Kit Kat petshop and petcare, Yogyakarta, mengatakan, ular kerap masuk ke sela-sela bagian motor dan kap mesin mobil untuk mencari tempat yang hangat.

"Jadi yang perlu kita ketahui ialah ular itu berdarah dingin atau disebutnya poikiloterm, istilah untuk hewan yang suhu tubuhnya sesuai lingkungan, jadi dia tidak bisa memproduksi panas tubuhnya sendiri jadi metabolismenya sering terganggu," ujar Jetta kepada Kompas.com, belum lama ini.

"Di mana metabolisme ular itu dia butuh hangat, jadi butuh berjemur atau mencari tempat yang hangat di mana salah satunya kap mobil. Kap mobil biasanya setelah dipakai hangat, jadi dia masuk ke situ mencari kehangatan," ujarnya.

Kedua kata Jetta, ular kerap masuk ke bagian motor dan kap mesin mobil untuk mencari tempat perlindungan.

Bagian sela-sela motor dan kap mesin menawarkan tempat yang bagus buat persembunyian.

Ular bisa masuk sela-sela motor dan ruang mesin sebab bagian ini kerap tidak dilengkapi dengan cover atau penutup.

"Kedua tempat yang sempit, seperti shelter jadi tempat yang aman dalam tanda kutip," ujar Jetta.

Terakhir ialah mencari makan. Menurut Jetta, hal ini bisa terjadi saat motor atau mobil lama tidak dipakai dan ada tikus yang bersarang.

"Kemudian kadang, mobil yang lama tidak dipakai jadi sarang tikus, ada kencing tikus juga di situ mengundang ular untuk ke sana. Jadi seolah ada pemancingnya," ujar Jetta. (*)

 

dan Kompas.com dengan judul "Pengendara Motor Jatuh di Tengah Jalan, Ada Ular Keluar dari Setang"

Baca Lebih Lanjut
Sempat Mangsa Ayam, Ular Piton 3,5 Meter Dievakuasi Dari Kebun Milik Warga Natuna
Dewi Haryati
Cerita Orang yang Pernah Mati Suri, Ada Fenomena 'Gaib' Muncul
Detik
Pemotor Tewas Tabrak Plang Resort di Ubud, di Sekitar Jasad Banyak Ceceran Udang
Ida Ayu Suryantini Putri
Detik-detik Kecelakaan Maut di Bintan, Balita Nyangkut di Ban, Saat Dievakuasi Sudah Tak Bergerak
Eko Setiawan
BREAKING NEWS: Pemuda 22 Tahun Tewas dalam Kecelakaan 'Adu Banteng' Vario vs Truk di Karanganyar
Raka f pujangga
Hujan Deras dan Cuaca Ekstrem di Kota Tasikmalaya, Rumah Warga Ambruk, Dua Orang Luka-Luka
Timesindonesia
AROMA Bau Kentang Busuk Bikin Geger Warga, Pemilik Usaha di Weru Cirebon Akhirnya Buka Suara
Dwi Yansetyo Nugroho
Motor dan mobil listrik "adu banteng" di Jalan Salemba Tengah Jakpus
Antaranews
Viral Rombongan Motor Matic Cegat Bus Pariwisata di Ciwidey, Apa Kata Polisi?
Detik
Gudang aksesoris mobil di Kapuk Jakbar hangus terbakar
Antaranews