Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Ada cerita menarik dari Yusup Kristiyanto (37) pemenang lomba desain logo Hari jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah.
Kemenangan yang diraih Yusup dari lomba desain logo ini ternyata pertama kali diraihnya.
Usut punya usut pria asal Dusun Tunggul, Desa Jarum, Kabupaten Klaten ini mengaku banyak mengikuti lomba namun baru kali ini dirinya memenangkannya.
"Ya banyak (lomba yang diikuti), tapi sering kalahnya. Jadi banyak banget yang sering kalah, hanya inilah yang diketahui menang gitu," Yusup saat ditemui Tribun Solo Sabtu (16/8/2025).
Sebelumnya, Yusup sempat viral karena berhasil memenangkan lomba ini meski dengan keterbatasan alat.
Dirinya dalam membuat desain tersebut menggunakan laptop bekas seharga Rp 800 ribu.
"Betul (pakai laptop seken), niki saya bisa tunjukkan dan beneran," ucap Yusup sembari menunjukan laptopnya.
"Harga Rp 800 ribu itu (laptop), ya hampir 1 tahun terakhir," jelasnya.
Ia awalnya melakukan pengerjaan sketsa desain yang digambarnya, kemudian diaplikasikan di laptop yang ia punya.
Kemahirannya mendesain ternyata bukan lahir dari bangku pendidikan yang dijalaninya.
Ia mengaku belajar otodidak karena kesenangannya akan menggambar. Sela-sela waktu, ia mencoba peruntungan mengikuti lomba mendesain.
Yusup sendiri mengentaskan pendidikan hingga tingkat SMK jurusan akuntansi, bahkan Yusup kini bekerja serabutan sebagai penjahit pakaian.
Bagi Yusup, keterbatasan bukan hal yang menutupi keinginannya untuk berkarya.
"Apapun yang bisa saya kerjakan saya kerjakan, selama hal itu tidak merugikan orang lain," ungkap Yusup.
Yusup mengetahui informasi lomba desain, dari postingan sosial media Facebook.
"Jadi saya browsing-browsing di Facebook, dari Diskominfo Jateng itu rilis (postingan lomba)," jelas Yusup.
"langsung saya catat jadwalnya," imbuhnya.
Makna Desain
Desain logo yang ia buat, merupakan angka 80 dari siluet burung Kepodang Emas.
Dipaparkan, bila fauna tersebut merupakan identik di Jawa Tengah.
"Intinya, (gambar) Kepodang Emas yang meloloh anaknya seperti itu itu," jelasnya.
Menurut Yusup, hal ini sesuai dengan visi-misi dari Gubernur Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin yakni ngopeni-ngelakoni Jawa Tengah.
Pengerjaan desain ini, ia lakukan selama 2 minggu. Dan dia kumpulkan di menit terakhir pada 24 Juli 2025.
Diawal pengerjaan, ia melakukan sketsa berbekal alat tulis dan lembar kertas putih.
Alasan Logo HUT Jateng Ciptaan Yusup Menang
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Tengah, Agung Hariyadi menjelaskan terdapat 632 peserta yang mengirimkan karya logo.
“Semua karya peserta sangat bagus. Sehingga dilakukan seleksi secara obyektif dan profesional,” kata Agung.
Menurutnya, logo yang terpilih dan ditampilkan bukan hanya sebagai angka, tetapi memiliki filosofi dan harapan bersama untuk Jawa Tengah ke depan.
Burung Kepodang Emas dianggap sebagai representasi kearifan lokal Jawa Tengah.
Logo ini dominan dengan warna kuning keemasan yang melalambangkan kejayaan, kemakmuran, dan keberlanjutan.
Menurut Pemprov Jateng, logo Yusup sudah menggambarkan secara garis besar perayaan HUT Jawa Tengah tahun 2025, yaitu "Mapan dan Tumbuh."
“Tentu makna dan filosofi logo seiring dengan visi misi Ngopeni Nglakoni Jawa Tengah, serta tema Mapan dan Bertumbuh,” pungkas Agung.
(*)