TRIBUNMANADO.CO.ID - Podcast Tribunmanado.com, Rabu (23/7/2025) menghadirkan sosok Abdul Rahman Agu.
Mamay panggilan akrab Agu, viral dalam kebakaran KM Barcelona lantaran menyelamatkan Lyora, seorang anak berusia dua tahun.
Podcast dipandu Pemred Tribunmanado.com Jumadi Mappangganro itu.
Selama setengah jam lebih, Mamay membeber pengalamannya bertaruh nyawa di lautan sambil berupaya menyelamatkan sang bocah.
Selain itu terungkap pula sosok Mamay.
Pria berusia 35 tahun ini ternyata seorang free lance juru ukur survei pemetaan.
"Jika tak ada proyek saya jadi ojek online," kata dia.
Kepentingan ukur mengukur inilah yang membawa Mamay ke Talaud.
Dalam kebakaran KM Barcelona, ia berhasil menyelamatkan diri dan seorang anak.
Namun Mamay tak bisa selamatkan alat ukurnya.
"Alat ukur beserta daftar pengukuran tertinggal di atas kapal, semuanya ada empat tas," kata dia.
Ia berharap alat ukur tersebut dapat diselamatkan jikalau nantinya kapal itu akan dimasuki petugas.
"Saya harap bisa diselamatkan," kata dia.
Informasi yang dihimpun Tribunmanado.com, harga alat ukur tersebut mencapai puluhan juta rupiah.
Kronologis dan Data
Kapal Motor Barcelona VA terbakar di perairan Pulau Talise, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Minggu (20/7/2025) siang. Api diduga berasal dari salah satu kamar penumpang.
Kapal ini membawa 571 penumpang dari Kabupaten Kepulauan Talaud dengan tujuan Pelabuhan Manado.
Dari 571 penumpang, tiga orang dinyatakan meninggal.
"Dua korban hilang yang dilaporkan ke kami itu bernama Levi Aiba dan Hamen Langinan," ujar anggota staf Humas Basarnas Manado, Nuriadin Gumelang, mengemukakan, Senin (21/7/2025).
Tiga jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara yakni Asna Lapae (perempuan 50 tahun), Zakaria Tindiuling (laki-laki) dan Juliana Humulung (perempuan 40 tahun).
Korban meninggal adalah pasien yang sedianya akan dibawa berobat ke Kota Manado.
Sedangkan penumpang selamat lainnya telah pulang dijemput keluarga masing-masing. Mereka dibolehkan pulang setelah didata.
Sebagian lainnya masih dirawat di beberapa rumah sakit di Kota Manado dan Minahasa Utara akibat luka benturan dan trauma.
Berdasarkan surat perintah berlayar, KM Barcelona 5 sebenarnya terjadwal Sabtu (19/7/2025) pukul 18.00 WITA.
Namun keberangkatan diundur menjadi Minggu (20/7/2025) pukul 01.00 WITA karena alasan cuaca buruk.
KM Barcelona 5 yang diketahui milik PT Surya Pacific Indonesia saat dalam kondisi terapung di Perairan Talise, Minut. Berjarak kurang lebih 60 km dari Pelabuhan Manado.
Api telah dipadamkan. Saat ini kapal dalam pengawasan tim patrol PLP Bitung.
Saat kapal terbakar, para penumpang masih sempat mengenakan live jacket. Lalu melompat ke laut.
Tim evakuasi kemudian bergerak ke lokasi kejadian membantu menyelamatkan korban. Melibatkan tim gabungan.
Di antaranya dari Basarnas, Brimob Polda Sulut, Bakamla Sulut, Lanal Manado, KSOP Manado dan dibantu warga sekitar Pulau Talise dan Pulau Gangga menggunakan kapal nelayan.