TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Muhamad Rivaldo Ferdy Siregar (20), warga Kebagusan, Jakarta Selatan meninggal selepas terlibat aksi tawuran di kawasan Bandarharjo, Semarang Utara, Kota Semarang, Minggu (25/5/2025) dini hari.

Rivaldo dari Jakarta datang ke Semarang rencananya hendak liburan.

Namun dia bersama teman-temannya malah terlibat tawuran. 

Polisi telah menetapkan empat tersangka dalam kasus meninggalnya Rivaldo meliputi pria berinisial RAS (22), MTWN (23) dan KA (21).

Ketiga tersangka ini merupakan warga Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara. 

Satu tersangka lainnya berinisial RFH (19) buruh asal Boyolali yang tinggal di kawasan Tanjung Mas.

"Korban bersama temannya datang dari Jakarta untuk berlibur ke Semarang."

"Mereka sempat nongkrong di Pelabuhan Tanjung Emas, lalu bergabung dengan kelompok lain dan berujung ikut dalam aksi tawuran," ungkap Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Agung Setiyo Budi kepada Tribunjateng.com, Jumat (30/5/2025).

Kompol Agung menjelaskan, tawuran yang melibatkan korban tersebut bermula saat kelompok korban ikut mengejar kelompok lawan hingga masuk ke gang sempit.

Dua kelompok tersebut bertemu, lalu jual beli serangan.

Akan tetapi, kelompok korban kewalahan menghadapi kelompok lawan, sehingga memilih mundur.

Ketika memilih mundur untuk melarikan diri, korban terjatuh, lalu tertinggal oleh kelompoknya.

Korban saat terjatuh dihujani sabetan senjata tajam corbek dan celurit.

Tak hanya itu, korban juga dipukuli menggunakan balok kayu.

"Korban luka parah di kepala, paha, serta kaki,” kata Kompol Agung Setiyo Budi.

Diduga antar Gangster

Sementara, Waka Satreskrim Polrestabes Semarang, Kompol Aris Munandar mengatakan, tiga tersangka dijerat terkait kasus pengeroyokan.

Sementara, satu tersangka lainnya terkait kepemilikan senjata tajam.

“Ada tiga tersangka dijerat Pasal 170 KUHP (kasus pengeroyokan), satu tersangka lainnya Pasal UU Darurat, 10 tahun (senjata tajam)," bebernya.

Terkait korban meninggal, Kompol Aris Munandar mengungkapkan, korban meninggal akibat luka bacok.

“Ada banyak luka bacok di beberapa bagian tubuh korban," ucapnya.

Sebagaimana diberitakan, satu remaja berinisial R meninggal selepas terlibat aksi tawuran di Gang 4 Jalan Kebonharjo, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang.

Peristiwa tawuran ini terjadi pada Minggu (25/5/2025) dini hari.

Korban R meninggal diduga akibat terkena sabetan senjata tajam.

Korban meninggal saat perawatan medis di RSUP dr Kariadi Semarang.

Ttawuran tersebut melibatkan kelompok remaja atau disebut polisi sebagai gangster meliputi Gangster Kebonharjo Bersatu melawan All Star.

Dalam rekaman video yang diterima Tribunjateng.com, kelompok All Star mendatangi kelompok Kebonharjo Bersatu.

All Star yang mempersenjatai diri berupa celurit dan corbek menantang Kebonharjo Bersatu untuk keluar dari sarangnya.

Mereka menunggu di gapura Gang 4 Kebonharjo.

Merasa ditantang, kelompok Kebonharjo meladeni All Star.

Mereka lantas beradu kekuatan tak jauh dari gapura gang.

Tak berselang lama selepas saling serang, terdapat satu remaja dari All Star terkena sabetan senjata tajam hingga terkulai lemas.

Korban lantas dibonceng kedua temannya mengendarai motor untuk dilarikan ke rumah sakit.

Selepas mendapatkan informasi soal tawuran yang memakan korban, polisi menangkap tujuh remaja dari kelompok Kebonharjo Bersatu.

Polisi juga menyita enam senjata tajam berupa celurit dan corbek sepanjang hampir 2 meter.

"Kami tangkap tujuh remaja dan enam senjata tajam," kata Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena. (*)

Baca Lebih Lanjut
Polisi Tangkap 12 Pelajar Hendak Tawuran di Jakpus, 8 Celurit Ikut Disita
Detik
Tujuh Remaja Diduga Hendak Tawuran di Bogor Diamankan, Celurit-Pedang Disita
Detik
Innalilahi, Ibu Hamil di Nunukan Tewas Diterkam Buaya Saat Masak, Banjir Disebut Jadi Penyebab
Faza Anjainah Ghautsy
Remaja Tewas Dibacok di Kawasan JIS, 8 Orang Ditangkap
Detik
Tawuran Bersajam hingga Bikin Lalin Macet di Depok, Polisi Turun Tangan
Detik
Innalillahi, Seorang Kades Tewas Ditusuk Warga Sendiri di NTT, Polisi Ungkap Penyebabnya
Ines Noviadzani
Kronologi Pasangan Lansia Ditemukan Tewas Membusuk di Sukoharjo, Diduga Suami Meninggal Duluan
Ayu Wulansari K
Sopir Angkot Ditemukan Tewas dalam Mobil di SPBU Pandeglang
Detik
Pemprov Jakarta Pasang 100 CCTV Baru di Taman-Wilayah Rawan Bencana
Detik
Seorang Bobotoh Koma Usai Jatuh dari Flyover Saat Konvoi Persib
Detik