SUPERBALL.ID - Tim nasional Vietnam harus mengucapkan selamat tinggal kepada asisten pelatih yang selama ini berada di balik keberhasilan skema tendangan sudut yang sangat efektif.
Setelah kontraknya dengan Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) berakhir pada 31 Maret 2026, asisten pelatih Lee Jung-soo tidak akan melanjutkan pekerjaannya di staf kepelatihan tim nasional senior dan tim U-23 Vietnam.
Keputusan ini diambil berdasarkan rencana pribadinya untuk fase selanjutnya.
VFF mengakui upaya dan kontribusi asisten pelatih ini selama periode terakhir dan mendoakan kesuksesan yang berkelanjutan dalam kariernya.
Meskipun ia tidak lagi bekerja bersama Kim Sang-sik, jejak Lee Jung Soo akan tetap menjadi sorotan yang tak terlupakan dalam perjalanan sepak bola Vietnam baru-baru ini.
"Dalam perannya sebagai asisten Kim Sang-sik, Lee Jung-soo selalu menunjukkan rasa tanggung jawab, profesionalisme, dan memberikan kontribusi positif pada kerja profesional tim nasional, serta berkontribusi pada prestasi sepak bola Vietnam selama dua tahun terakhir," bunyi keterangan VFF.
Perlu dicatat, Lee Jung-soo dianggap sebagai sosok di balik pengembangan dan penyempurnaan situasi tendangan sudut atau bola mati untuk tim nasional Vietnam.
Mulai dari memilih titik pendaratan dan posisi hingga menciptakan kontak yang sah untuk membuka ruang, semuanya direncanakan dengan cermat oleh staf pelatih Vietnam tersebut.
Menariknya, baik pelatih kepala Kim Sang-sik maupun asisten pelatih Lee Jung-soo adalah mantan bek tengah, termasuk dalam generasi pemain Korea Selatan terkemuka di tahun 2000-an, dan keduanya terkenal karena kemampuan duel udara mereka.
Keduanya memiliki banyak kesamaan dalam hal fisik (memiliki tinggi sekitar 185 cm) dan pernah menjadi rekan satu tim di Timnas Korea Selatan dari tahun 2008–2012.
Di antara mereka, Lee Jung-soo lebih sering disebut karena kemampuannya dalam duel udara, terutama dalam situasi sepak pojok.
Sepanjang kariernya, ia mencetak 35 gol (30 untuk klub, 5 untuk tim nasional), angka yang sangat mengesankan untuk seorang bek tengah.
Kim Sang-sik mencetak gol lebih sedikit (sekitar 21 gol sepanjang kariernya).
Selama masa kerjanya bersama tim U-23 dan senior Vietnam, Lee Jung Soo membantu kedua tim mencetak banyak gol dari bola mati, terutama dari tendangan sudut.
Akibatnya, situasi bola mati menjadi senjata serangan yang ampuh bagi Timnas Vietnam, menjadikan mereka lawan yang tangguh.
Lee Jung-soo bergabung dengan staf kepelatihan tim nasional Vietnam pada Maret 2025.
Ia bekerja bersama Kim Sang-sik dalam persiapan dan partisipasi di banyak turnamen penting seperti SEA Games ke-33, Piala Asia U-23 2026, dan Kualifikasi Piala Asia 2027.
Selama masa baktinya, Lee Jung-soo secara konsisten menunjukkan rasa tanggung jawab, profesionalisme, dan memberikan kontribusi positif pada kerja profesional tim.
Sekadara informasi, sebelum beralih ke dunia kepelatihan, Lee Jung Soo adalah salah satu bek paling menonjol di sepak bola Korea Selatan.
Karier Lee Jung Soo mencapai puncaknya di Piala Dunia 2010, di mana ia memberikan kesan yang kuat dengan dua gol penting melawan Yunani dan Nigeria di babak penyisihan grup.
Perlu dicatat, di turnamen tersebut, Timnas Korea Selatan berada di grup yang sama dengan Argentina, tim yang diperkuat oleh superstar Lionel Messi.
Lee Jung Soo berkesempatan untuk berhadapan langsung dengan Messi, sehingga menegaskan statusnya sebagai bek tengah top Asia pada saat itu.
Penampilannya yang mengesankan juga memainkan peran penting dalam perjalanan Korea Selatan hingga babak 16 besar Piala Dunia 2010.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.